Dasco Pimpin Rapat DPR Bareng Satgas PHK-Tokoh Buruh, Cari Solusi Ancaman PHK

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad dan Cucun Ahmad Syamsurijal, menggelar rapat bersama pemerintah, yakni Ketua Satgas Mitigasi PHK sekaligus Mensesneg Prasetyo Hadi dan Menaker Yassierli di DPR pada Jumat (26/6).

Mereka juga mengundang Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea serta Presiden Partai Buruh sekaligus Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh Said Iqbal.

Di dalam rapat itu, mereka mencari solusi soal ancaman PHK terhadap 55 ribu buruh di PT Pertamina (Persero) imbas harga gas industri naik.

“Dari hasil pembicaraan tadi ada beberapa hal yang masing-masing pihak akan menyampaikan supaya kemudian masyarakat tahu dan para pekerja juga dapat lebih jelas,” ucap Dasco usai rapat.

Menurut Dasco, pemerintah dan DPR akan lebih sering bertemu guna mencari solusi dari permasalahan PHK massal tersebut.

“Baik, jadi nanti Satgas Mitigasi PHK pihak Pemerintah dan DPR akan rutin bertemu untuk kemudian berkoordinasi. Hari-hari di DPR nanti akan dipimpin oleh Pak Cucun Syamsurijal dan tadi mengenai masalah suplai gas dan lain-lain,” ucapnya.

Sementara, Prasetyo Hadi menjelaskan, rapat hari ini juga memetakan seluruh perusahaan yang terdampak dari naiknya harga gas industri. Mereka tengah mencari langkah mitigasi.

“Kemudian yang kedua hari ini juga kami tadi berdiskusi berkenaan dengan ada beberapa masalah berkaitan dengan masalah suplai gas ke industri kita yang sudah kami koordinasikan dan sesuai dengan petunjuk dari Bapak Presiden untuk kita segera mencari jalan keluar,” ucapnya.

“Yang mungkin dalam satu-dua hari ini kita akan ambil keputusan untuk memastikan kegiatan-kegiatan di sektor yang membutuhkan gas, terutama di sektor industri, dapat berjalan sebagaimana yang seharusnya,” tambah Pras.

Lebih lanjut, Andi Gani menjelaskan rapat kali ini akan membuahkan keputusan soal suplai gas industri supaya bisa menyelamatkan para buruh yang di-PHK.

"Rapat tadi berjalan sangat efektif karena memang konfederasi KSPSI yang saya pimpin, KSPSI Andi Gani yang paling terdampak besar. 55.000 sudah terancam di depan mata dan sudah tutup satu perusahaan itu PT Granitog," katanya.

“Karena itu rapat tadi memutuskan dan mungkin dalam waktu 1-2 hari pemerintah akan segera mengumumkan mengenai gas industri dan mudah-mudahan dapat menyelamatkan situasi yang sangat kritis yang dapat saya katakan sangat kritis,” tuturnya.

Dia pun yakin pemerintah lewat satgas PHK, dapat memberikan solusi terbaik.

“Lalu yang kedua masalah RKAB yang juga menyimpan potensi sangat besar PHK di 150.000 pekerja, tetapi saya yakin pemerintah sangat cepat mengambil keputusan, sangat cermat dan hari ini teman-teman pers banyak bertanya siapa ketua Satgas PHK? Ketua Satgas PHK itu adalah Pak Mensesneg,” lanjutnya.

Andi Gani pun berpesan kepada para buruh bahwa pemerintah berada di pihak mereka.

“Saya pastikan pemerintah berada di pihak buruh dan juga pengusaha, win-win solution. Dan mudah-mudahan hari Senin sudah ada keputusan mengenai gas industri dan RKAB,” tandasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dudung Abdurachman Mengajak Purnawirawan TNI-Polri Menjadi Teladan dan Mengawal Persatuan Bangsa
• 20 jam lalupantau.com
thumb
Anomali Beras RI: Stok Rekor, Harga di Konsumen Tetap Menanjak
• 6 jam lalubisnis.com
thumb
Kemlu: Dua WNI Awak Kapal Ikan Hilang di Perairan Busan
• 21 jam laluokezone.com
thumb
Upaya Willy Aditya Tingkatkan Literasi Para OB, Pamdal, dan Pegawai di DPR
• 7 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Editorial MI: Kepedulian Sosial Jangan Majal
• 9 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.