JAKARTA, KOMPAS.TV - Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menilai Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mustahil mendapatkan angka 7 persen dalam Pemilu 2029, meskipun didukung Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi).
Hal tersebut disampaikan Adi dalam Breaking News KompasTV yang membahas safari politik Jokowi ke Lampung, dan kehadirannya dalam acara PSI, Jumat (26/6/2026).
“Target utama mereka yang paling realistis itu sebenarnya adalah lolos ke parlemen. Jadi bagi saya ketika PSI mencoba untuk menjelaskan targetnya adalah 6 atau 7 persen, itu target ideal yang sebenarnya dalam banyak hal, kalau mau jujur dianggap berat, dianggap mustahil,” ucap Adi.
“Jangankan PSI, partai-partai politik yang sudah langganan lolos ke parlemen, untuk sampai 7 persen itu bukan perkara gampang.“
Baca Juga: PSI dan Jokowi Pilih Lampung sebagai Tempat Rakor, Apa Kata Pengamat?
Menurut Adi, alasan PSI menargetkan 6-7 persen suara di Pemilu 2029 karena ada kemungkinan ambang batas parlemen akan dinaikkan menjadi 5-7 persen dalam revisi Undang-Undang Pemilu.
"Jadi target maksimal itu yang sepertinya bagi PSI untuk dikejar," katanya.
Untuk mencapai target tersebut, Adi menuturkan PSI atau relawan Jokowi harus benar-benar menguatkan mesin-mesin partai. Sebab hanya dengan kerja politik yang terukur, target-target PSI dapat terealisasi.
“Pesan politiknya adalah supaya pengikut-pengikut Pak Jokowi, relawan-relawan Jokowi, mesin-mesin politik PSI harus semangat, bahwa target mereka itu bukan hanya lolos tapi juga ingin kompetitif dan bisa setara dengan partai-partai politik kelas menengah yang lain,” ucap Adi.
Penulis : Ninuk Cucu Suwanti Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV
- psi
- partai solidaritas indonesia
- target psi pemilu 2029
- adi prayitno
- Jokowi
- Jokowi PSI





