PT Bank KB Indonesia Tbk (KB Bank) merombak susunan direksi dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 sebagai bagian dari upaya memperkuat kepemimpinan dan melanjutkan transformasi bisnis. Dua direktur mengundurkan diri, sementara dua profesional perbankan direkrut untuk memperkuat bisnis ritel serta fungsi kepatuhan dan manajemen risiko.
Dalam RUPST, pemegang saham menyetujui pengunduran diri Robby Mondong dan Dodi Widjajanto dari jabatan Direktur Perseroan. Pada saat yang sama, pemegang saham mengangkat kembali Jung Ho Han sebagai Direktur serta menunjuk Harryanto Pramono dan Muhammad Rahmat Laksamana sebagai direktur baru yang efektif setelah memperoleh persetujuan Uji Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper Test) dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Perubahan jajaran direksi dilakukan di tengah upaya KB Bank memperkuat fundamental bisnis setelah berhasil membalikkan kinerja ke zona laba pada 2025. Perseroan mencatat laba bersih konsolidasi sebesar Rp66,59 miliar, berbalik positif dibandingkan tahun sebelumnya, didorong oleh peningkatan kualitas portofolio kredit, perbaikan profitabilitas, serta penerapan strategi bisnis yang lebih selektif.
Direktur Utama KB Bank Kunardy Darma Lie mengatakan transformasi yang dijalankan sepanjang 2025 mulai tercermin pada perbaikan kinerja dan penguatan fundamental perusahaan.
“Sepanjang tahun 2025, KB Bank terus melanjutkan transformasi bisnis secara konsisten yang tercermin dari perbaikan kinerja dan penguatan fundamental Perseroan. Kami terus meningkatkan kualitas aset, mengembangkan kapabilitas digital, mengoptimalkan efisiensi operasional, serta memperkuat penerapan tata kelola perusahaan yang baik sebagai fondasi pertumbuhan jangka panjang," dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (26/6/2026).
Ia menambahkan, perseroan akan terus menghadirkan solusi keuangan yang relevan sekaligus meningkatkan daya saing dengan dukungan KB Financial Group sebagai pemegang saham pengendali.
Dalam RUPST tersebut, pemegang saham juga menyetujui penggunaan seluruh laba bersih tahun buku 2025 sebagai laba ditahan untuk memperkuat struktur permodalan dan mendukung pengembangan usaha. Selain itu, rapat menyetujui pelimpahan kewenangan kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk akuntan publik yang akan mengaudit laporan keuangan tahun buku 2026 serta menetapkan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris.
KB Bank juga menyampaikan perkembangan pengkinian Recovery Plan sesuai ketentuan regulator. Pembahasan agenda tersebut akan dilanjutkan pada Rapat Umum Pemegang Saham berikutnya setelah seluruh proses dan persetujuan yang diperlukan diselesaikan.
Direktur baru Harryanto Pramono memiliki pengalaman lebih dari 28 tahun di industri perbankan, terutama pada bisnis ritel dan distribusi. Sebelum bergabung dengan KB Bank, ia menjabat sebagai Consumer Distribution Head Maybank Indonesia serta pernah menduduki sejumlah posisi kepemimpinan di HSBC dan Permata Bank.
Baca Juga: Manuver Petinggi Astra Serok Saham di Saat Harga Terkoreksi Dalam
Baca Juga: MBMA Kehilangan Satu Direktur, Anthony Kartono Tan Ajukan Pengunduran Diri
Sementara itu, Muhammad Rahmat Laksamana memiliki pengalaman di bidang kepatuhan, tata kelola, dan manajemen risiko. Sebelum bergabung dengan KB Bank, ia menjabat sebagai Director of Compliance Bank of America N.A Indonesia serta pernah berkarier di Permata Bank, ANZ, dan Citibank Indonesia.
Dengan demikian, susunan Dewan Komisaris dan Direksi KB Bank menjadi sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama: Jerry Marmen
Wakil Komisaris Utama: Tae Doo Kwon*
Komisaris Independen: Stephen Liestyo
Direksi
Direktur Utama: Kunardy Darma Lie
Direktur: Henry Sawali
Direktur: Jung Ho Han
Direktur: Jang Hyuk Im
Direktur: Widodo Suryadi
Direktur: Yungki Prabowo
Direktur: Ju Hwan Yi*
Direktur: Harryanto Pramono*
Direktur: Muhammad Rahmat Laksamana*





