JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto mengeklaim kerap kali melibatkan profesor dalam posisi strategis di Kabinet Merah Putih.
“Karena itu, kalau saudara simak, hampir di setiap bidang pemerintahan yang kunci, saya ikut sertakan profesor-profesor dalam posisi-posisi yang sangat menentukan,” kata Prabowo di JCC, Senayan, Jakarta, Jumat (26/6/2026).
Menurut Prabowo, langkah tersebut didasari kesadarannya akan pentingnya peran ilmuwan dan guru besar dalam membantu pemerintah mencari solusi atas berbagai persoalan bangsa.
Baca juga: Prabowo Mengaku Sudah 4 Kali Bertemu Rektor: Ini Kehormatan yang Besar bagi Saya
Prabowo menambahkan, salah satu pelajaran kepemimpinan yang ia pegang adalah seorang pemimpin tidak bisa bekerja sendiri.
Menurut dia, pemimpin harus didukung oleh tim yang kuat agar mampu mencapai tujuan.
“Itu pelajaran kepemimpinan yang paling dasar. Kalau mau memang sepak bola, harus punya manajer baik, coach yang baik, pelatih yang baik, tukang pijat yang baik, tukang bawa minuman yang baik, dan kesebelasan yang terbaik. Baru kita bisa jadi juara,” jelas dia.
Diberitakan sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri acara bertajuk 'Sarasehan Kebangsaan: Strategi Kemandirian Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia' di JCC, Senayan, Jakarta, Jumat (26/6/2026).
Dalam acara itu turut hadir, Mendikti Saintek Brian Yuliarto, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menko PMK Pratikno, Wamenkomdigi Angga Raka Prabowo.
Lalu, tampak pula Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Seskab Teddy Indra Wijaya, Mensesneg Prasetyo Hadi, dan sejumlah anggota Kabinet Merah Putih lainnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang