15 Perusahaan Diduga Sponsori Sindikat Judol Hayam Wuruk, Bareskrim Usut Keterlibatannya

okezone.com
13 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA - Direktorat Tindak Pidana Umum (Dit Tipidum) Bareskrim Polri mengungkap ada 15 perusahaan yang diduga menjadi sponsor sindikat judi online (judol) internasional yang bermarkas di Plaza Perkantoran Hayam Wuruk, Jakarta Barat (Jakbar).

Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Wira Satya Triputra mengungkapkan bahwa perusahaan tersebut diduga berperan dalam proses masuknya para WNA ke Indonesia. Saat ini, polisi masih menelusuri keterlibatan masing-masing sponsor.

“Dari hasil pendalaman terhadap para warga negara asing yang diamankan, kami mendapatkan informasi terkait orang yang menjadi sponsor dan menjamin warga negara asing ini masuk ke Indonesia. Terdapat beberapa perusahaan. Nantinya dari perusahaan ini ada 15 yang sudah terinventarisir, saat ini kami sedang melakukan pendalaman,” kata Wira dalam jumpa pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat (26/6/2026).

Baca Juga :
Diungkap Bareskrim, Perputaran Uang Sindikat Judol Hayam Wuruk Capai Belasan Triliun

Menurut Wira, penyelidikan terhadap 15 perusahaan tersebut dilakukan bersama Direktorat Jenderal Imigrasi untuk menelusuri lebih jauh jalur masuk para WNA dan kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam jaringan ini.

“Dan di dalam proses pendalaman ini kami terus melakukan kolaborasi, sinergi, kerja sama dengan Ditjen Imigrasi, dalam hal ini Pak Direktur Wasdakim. Semoga dengan data-data yang ada kami nanti bisa mengembangkan sampai dengan proses, untuk dilakukan proses berikutnya,” ujarnya.

Dalam perkara ini, Bareskrim Polri menangkap 321 WNA di Plaza Hayam Wuruk, usai melakukan penggerebekan tanggal 9 Mei 2026. Setelah dilakukan pendalaman, akhirnya 287 WNA ditetapkan sebagai tersangka.

Baca Juga :
Kasus Judi Online Hayam Wuruk, 287 WNA Ditetapkan Jadi Tersangka!

Ratusan WNA yang jadi tersangka itu di antaranya adalah 76 WNA China, tiga dari Laos, dua Malaysia, 15 Myanmar, enam Thailand, dan 185 dari Vietnam.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Istana Jelaskan Maksud Prabowo soal 4 Kali Pemilu Tak Ganggu Pemegang Mandat
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Safari Politik Jokowi: Pengamat Singgung Pernyataan Akan Kembali ke Solo dan Jadi Rakyat Biasa
• 10 jam lalukompas.tv
thumb
Sidang Hak Angket DPRD Gowa, Bupati Husniah Bantah Isu Selingkuh
• 9 jam lalurctiplus.com
thumb
Pesan Prabowo, Hukum Sekeras-kerasnya Taufik Hidayat Penyiksa Perempuan di Bandung
• 21 jam lalujpnn.com
thumb
MNC Sekuritas Hadirkan Fitur Screener, Stock Alert, dan Comparison di MotionTrade Lite
• 10 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.