Polisi Bongkar Kasus Pornografi dan Judi Online Beromzet Ratusan Miliar

okezone.com
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA - Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri mengungkap jajarannya membongkar praktik pornografi online, perjudian online, perjudian konvensional, hingga tindak pidana pencucian uang (TPPU) hasil perjudian tersebut. Aliran dana dari kejahatan tersebut mencapai ratusan miliar rupiah.

"Klaster pertama, Polda Metro Jaya mengungkap dugaan perjudian, pornografi digital, dan pencucian uang melalui aplikasi HOT51," ujarnya, Jumat (26/6/2026).

Menurutnya, dalam kasus itu polisi menangkap delapan tersangka perorangan, menetapkan lima korporasi sebagai tersangka, dan menetapkan satu warga negara asing (WNA) asal Tiongkok sebagai daftar pencarian orang (DPO). Aplikasi HOT51 itu digunakan sebagai sarana perjudian dan berisi live streaming pornografi.

Baca Juga :
Kasus Judi Online Hayam Wuruk, 287 WNA Ditetapkan Jadi Tersangka!

"Penyidik juga menemukan penggunaan pola perusahaan cangkang dan penyamaran aliran dana dengan perputaran transaksi terindikasi sekitar Rp559,8 miliar, terdiri atas Rp900 juta per bulan untuk usaha perjudian di Disney Time Zone periode Desember 2025 sampai Juni 2026 dan Rp1,2 miliar per bulan untuk usaha perjudian di Sky Time Zone periode Mei sampai Juni 2026," tuturnya.

Ia menerangkan, sebagai langkah penyelamatan aset dan pencegahan pelarian modal, penyidik memblokir 118 rekening dan virtual account, menyita uang sebesar Rp14,96 miliar, serta menyita akta korporasi, barang bukti elektronik, dan dokumen pendukung lainnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kondisi Finansial Zodiak 26 Juni 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Media Vietnam Waspadai Dua Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia, Sebut Bikin Khawatir
• 8 jam lalukompas.tv
thumb
Emas Batangan vs Perhiasan, Mana yang Lebih Menguntung untuk Investasi?
• 4 jam lalubisnis.com
thumb
Ketua DPP Ungkap Makna Jokowi Pakai Topi-Kemeja PSI: Sudah di PSI, Bukan PDIP
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Di Inggris, Menhut Sebut Indonesia Komitmen Bangun Pasar Karbon yang Kredibel dan Transparan
• 23 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.