Ronald Koeman Pelatih Belanda tidak ingin timnya larut dalam euforia usai menjuarai Grup F Piala Dunia 2026 karena Maroko sudah menanti sebagai ujian berikutnya pada babak 32 besar.
Belanda memastikan posisi teratas Grup F sesudah mengalahkan Tunisia 3-1 pada pertandingan terakhir di GEHA Field at Arrowhead Stadium, Missouri, Amerika Serikat, Jumat WIB.
“Saya tidak yakin apakah kami favorit dalam pertandingan melawan Maroko,” kata Koeman dilansir laman resmi FIFA, Jumat (26/6/202) mengutip Antara.
“Kami harus bersiap menghadapi Maroko karena itu akan menjadi pertandingan besar. Mereka tim bagus dengan banyak kualitas dan bisa mencetak gol dengan mudah,” sambung Koeman.
Kemenangan atas Tunisia membuat Belanda menutup fase grup dengan tujuh poin dari tiga pertandingan. Oranje juga menjadi salah satu tim paling produktif pada fase grup dengan catatan 10 gol.
Namun Koeman menyebut produktivitas itu belum cukup untuk membuat Belanda merasa aman. Ia mengatakan timnya masih memiliki pekerjaan rumah, terutama dalam bertahan, karena selalu kebobolan dalam tujuh pertandingan terakhir.
“Anda tidak pernah berhenti belajar dalam sepak bola. Selalu ada momen dalam pertandingan ketika sebagai pelatih Anda berpikir masih ada ruang untuk perbaikan,” ujar Koeman.
Koeman mengungkapkan posisi pemain, blok pertahanan, kekompakan antarlini, serta transisi menjadi beberapa hal yang harus diperbaiki sebelum Belanda memasuki fase gugur.
Pada laga melawan Tunisia, Belanda memulai pertandingan dengan sangat cepat. Ellyes Skhiri membuat gol bunuh diri pada menit ketiga setelah salah mengantisipasi umpan silang Denzel Dumfries.
Empat menit berselang, Brian Brobbey menggandakan keunggulan Belanda setelah memanfaatkan bola sundulan Virgil van Dijk dari situasi tendangan bebas.
Tunisia sempat memperkecil ketertinggalan melalui Hazem Mastouri pada menit ke-54, tetapi Jan Paul van Hecke memastikan kemenangan Belanda lewat sundulan pada menit ke-62.
Bagi Brobbey, gol ke gawang Tunisia menjadi gol ketiganya di Piala Dunia 2026. Ketajaman penyerang itu menjadi salah satu modal Belanda sebelum menghadapi Maroko.
Meski demikian, Koeman menegaskan Belanda belum berada dalam posisi untuk memikirkan lawan setelah Maroko.
“Saya tidak berpikir kami sudah berada dalam situasi untuk memikirkan hal lain setelah itu. Kami sedang menuju ujian sebenarnya dan itulah yang akan kami persiapkan,” kata Koeman.
Sementara itu, kekalahan tersebut membuat Tunisia mengakhiri kiprah mereka di Piala Dunia 2026 tanpa satu pun poin. Tunisia menelan tiga kekalahan dari tiga pertandingan fase grup.
Tunisia mengawali turnamen dengan kekalahan 1-5 dari Swedia, kemudian takluk 0-4 dari Jepang, sebelum menyerah 1-3 dari Belanda.
Dengan hasil itu, Grup F meloloskan Belanda sebagai juara grup, Jepang sebagai peringkat kedua, serta Swedia sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik.(ant/wld/iss)




