JAKARTA, KOMPAS.com – Sebagian penghuni rumah kos yang terdampak tanah longsor di Jalan Administrasi Negara I, RT 01/RW 07, Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (26/6/2026), ternyata telah lebih dulu meninggalkan bangunan sebelum peristiwa terjadi.
Mereka memilih pindah karena khawatir dengan keselamatannya setelah muncul retakan di bagian belakang bangunan beberapa hari sebelumnya.
"Sebagian besar penghuni kos memang sudah pindah," ujar penjaga rumah kos, Budi kepada wartawan, dikutip dari tayangan Kompas TV, Jumat.
Baca juga: Penjelasan Pasar Jaya soal Eskalator Tanah Abang Tiba-tiba Mundur sampai Pengunjung Berjatuhan
Meski begitu, saat longsor terjadi pada Jumat sekitar pukul 05.48 WIB, masih ada lima kamar yang dihuni.
Seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
"Tapi sudah dievakuasi. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Mereka turun menyelamatkan diri, panik semuanya. Ya namanya pagi-pagi," kata Budi.
Peristiwa tanah longsor tersebut terjadi di bantaran Kali Ciliwung, Jalan Administrasi Negara I, Bendungan Hilir.
Salah satu bangunan yang terdampak merupakan rumah kos milik keluarga Irsyan, sementara satu bangunan lainnya adalah rumah milik keluarga Ali Nugroho.
Baca juga: Ada 5 Kamar Terisi Saat Kos Ambruk di Benhil Jakpus, Penghuni Berhamburan Selamatkan Diri
Ali Nugroho (43) mengatakan, rumah dua lantai milik ibunya ambruk setelah terdengar suara retakan cukup keras sebelum bangunan akhirnya roboh.
"Mulanya terdengar suara kretek-kretek. Lalu ada suara brusss gitu langsung. Suaranya keras sekali," ujar Ali.
Saat kejadian, Ali tidak berada di dalam rumah. Ia bersama ibunya telah mengungsi sementara ke rumah tetangga yang berada tepat di seberang lokasi karena rumah mereka juga mengalami retakan cukup besar pada dinding dan lantai sejak beberapa hari sebelumnya.
Sebelum longsor terjadi, Ali dan keluarganya juga telah mengamankan barang-barang berharga dari dalam rumah.
Karena itu, peristiwa tersebut hanya menyebabkan kerusakan bangunan tanpa menimbulkan korban jiwa.
Ali juga memperlihatkan rekaman kamera pengawas (CCTV) milik tetangganya yang merekam detik-detik longsor. Berdasarkan rekaman tersebut, peristiwa terjadi sekitar pukul 05.48 WIB.
Baca juga: Usai Fortuner Dirusak Massa di Tanah Abang, Pengemudi Pilih Pulang Tanpa Buat Laporan
Dalam video terlihat seorang perempuan yang sedang berjalan di Jalan Administrasi Negara I tiba-tiba menoleh ke belakang setelah mendengar suara dari arah bangunan.





