Menhaj Gus Irfan Tekankan Pelayanan Jemaah Jadi Prioritas Ekosistem Haji dan Umrah

metrotvnews.com
11 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Pemerintah terus mendorong penguatan ekosistem penyelenggaraan haji dan umrah agar mampu memberikan pelayanan yang semakin baik bagi masyarakat. Kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan dinilai menjadi kunci untuk menghadirkan layanan ibadah yang aman, nyaman, serta memberikan kepastian bagi jemaah.

"Seluruh ekosistem harus tumbuh dalam satu arah, yaitu pelayanan jamaah yang aman, nyaman, tertib sesuai syariat, transparan, akuntabel, dan bermartabat," kata Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, saat membuka International Islamic Expo 2026 di Jakarta Convention Center (JCC), seperti dilansir Antara, Jumat, 26 Juni 2026.

Menurut Gus Irfan, penguatan ekosistem industri umrah merupakan bagian dari implementasi amanat konstitusi untuk mewujudkan keadilan sosial sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Baca Juga :

Mulai 1 Juli, Keberangkatan Jemaah Umrah Terpusat di Terminal 2F Bandara Soetta
Karena itu, seluruh elemen yang terlibat dalam penyelenggaraan haji dan umrah diharapkan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa mengabaikan kualitas pelayanan maupun perlindungan terhadap jemaah.

Ia menilai sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam membangun tata kelola industri yang profesional. Di sisi lain, kepatuhan terhadap regulasi, baik oleh penyelenggara pemerintah maupun swasta, menjadi fondasi agar penyelenggaraan haji dan umrah berjalan secara berkeadaban serta memberikan kepastian bagi seluruh pihak.

Ibadah haji. Foto: Metro TV/Misbahol


Gus Irfan juga menegaskan komitmen pemerintah untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji. Menurutnya, berbagai inovasi dan praktik baik yang telah berjalan akan terus dipertahankan, sementara aspek yang masih memerlukan penyempurnaan akan menjadi fokus evaluasi pada musim haji mendatang.

“Menjaga dan mempertahankan pengalaman baik yang telah terbukti berhasil untuk terus diterapkan, serta mengambil pengalaman baru yang lebih baik guna meningkatkan kualitas penyelenggaraan haji,” jelasnya.

Komitmen tersebut sejalan dengan upaya pemerintah menghadirkan layanan ibadah yang semakin profesional, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan jemaah dari waktu ke waktu.

International Islamic Expo 2026 yang berlangsung pada 26–28 Juni 2026 di JCC Jakarta menjadi ruang kolaborasi berbagai pemangku kepentingan dalam industri haji dan umrah.

Forum tersebut mempertemukan pemerintah, Asosiasi Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU), Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK), maskapai penerbangan, penyedia akomodasi, lembaga keuangan syariah, pelaku industri halal, hingga mitra internasional untuk memperkuat sinergi dalam meningkatkan kualitas layanan bagi jemaah.


 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
69 Tersangka Diringkus, Polisi Ungkap Modus Penyebaran Judi Berkedok Timezone
• 4 jam laludetik.com
thumb
Caddy Golf di Tangerang Dianiaya hingga Luka Parah, Pelakunya Pejabat?
• 16 jam laludisway.id
thumb
Bupati Daeng Manye Siapkan Kawasan Pendidikan Agroekologi, Takalar Menuju Pusat Pembangunan Hijau
• 22 jam laluharianfajar
thumb
15 Orang Sindikat Narkoba China-Malaysia Dibekuk, 108 Kg Sabu Disita
• 5 jam laludetik.com
thumb
Heboh Kasus Suap Ketua BEM FH UBK, Komisi X: Jangan Memanfaatkan Mahasiswa!
• 17 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.