Momen Taufik Hidayat Terlihat Ingin Menangis Usai Dicecar Pertanyaan dari Awak Media

viva.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

VIVA –Tersangka kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap YTR, Taufik Hidayat, akhirnya muncul untuk pertama kalinya di hadapan publik. Ia dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolda Jawa Barat pada Jumat, 26 Juni 2026.

Mengenakan baju tahanan, Taufik tampak lebih banyak terdiam sambil menundukkan kepala. Dalam video yang diunggah di saluran YouTube Dedi Mulyadi, Taufik Hidayat terlihat menahan air matanya usai diberondong dengan kalimat bernada satir dari awak media. 

Baca Juga :
Irjen Rudi Bongkar Sifat Tempramental Taufik Hidayat: Jika Tak Dapat Sesuatu yang Diharapkan, Lakukan Kekerasan
Berkaca dari Kasus YTR dan Taufik Hidayat, Pentingnya Melibatkan Allah SWT Agar Tidak Salah Pilih Jodoh

"Ngomong fik, ngomong," kata sejumlah awak media. 

"Saya minta maaf atas semua yang saya lakukan. Apa yang saya lakukan salah. Saya menyesal, saya minta maaf," kata Taufik Hidayat.

Dalam konferensi pers tersebut ia dicecar sejumlah pertanyaan oleh awak media, termasuk dari seorang wartawan perempuan yang menanyakan alasan di balik dugaan aksi penyekapan dan penganiayaan yang dilakukannya.

"Kenapa kok tega banget sih? Dimana pikirannya coba jelasin sekarang. Coba jelasin sekarang kenapa diem aja?," tanya awak media.

Mendapati pertanyaan itu, Taufik terlihat menunduk dan  hanya bisa meminta maaf.

"Maaf," kata Taufik Hidayat tertunduk.

"Kok minta maaf sih Fik, kan korbannya sudah cacat," kata wartawan lainnya.

"Sudah berapa banyak wanita yang mas Taufik lukai mas? Sudah berapa orang mas? Dua atau lebih mas?,"cecar wartawan.

"Jawab!," teriak awak media yang hadir.

Namun, Taufik Hidayat terus tertunduk. Ekspresi wajahnya terlihat berubah seperti ingin menangis.  

"Jangan nangis! Katanya jago," kata awak media. 

Kronologi Penyekapan dan Penganiayaan yang dilakukan Taufik Hidayat

Kapolda Jawa Barat (Jabar) Irjen Rudi Setiawan membeberkan kronologi lengkap Taufik Hidayat melakukan penyekapan, penculikan dan penyiksaan terhadap YTR. 

Peristiwa tersebut bermula saat keduanya berkenalan lewat aplikasi Tinder pada tahun 2024 lalu. Keduanya merasa cocok dan tinggal bersama di suatu kos-kosan.

"Ini diawali tahun 2024, perkenalan melalui aplikasi Tinder. Mereka berkenalan, merasa dekat, berhubungan dan sepertinya hidup satu rumah di dalam tempat kos," kata Irjen Rudi di Polda Jabar, Jumat, 26 Juni 2026.

Setelah itu, Taufik Hidayat dan korban berpindah-pindah dari satu kos ke kos-kosan yang lain dari bulan Mei 2024 hingga Juni 2026. Irjen Rudi mengungkapkan ada empat lokasi kos-kosan yang sempat keduanya tinggali.

Baca Juga :
Efek Domino Sayembara Dedi Mulyadi: Taufik Hidayat Langsung Kena Mental Sebelum Ditangkap
Biaya Pengobatan YTR Telah Mencapai Rp1 Miliar, Dedi Mulyadi: Yang Mau Berdonasi Dipersilahkan
Fakta Pilu Korban Penyekapan Taufik Hidayat: Wajah YTR Sulit Pulih Meski Direkonstruksi

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
[FULL] Geram! Menkeu Purbaya Sidak Perusahaan Baja China: Katanya, Orang Pajak Saya Disogok Saja...
• 22 jam lalukompas.tv
thumb
BRI Hadirkan Privilege Premium dengan Kartu Kredit Infinite Prioritas
• 16 jam lalukatadata.co.id
thumb
Pramono Anung Instruksikan PAM Jaya Cari Sumber Air Alternatif
• 4 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Beredar Kabar Caddy Golf di Tangerang Istri Siri Pelaku, Polisi Ungkap Fakta Sementara
• 9 jam laludisway.id
thumb
Jumlah Peserta Latsarmil SPPI yang Meninggal Dunia Bertambah Jadi Empat, Kemhan Pastikan Evaluasi Menyeluruh
• 1 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.