Bupati: Lengger Bicara jadi ruang merawat identitas budaya Banyumas

antaranews.com
12 jam lalu
Cover Berita
Purwokerto (ANTARA) - Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mengatakan acara Banyumas Lengger Bicara 2026 menjadi ruang dialog, belajar, dan perjumpaan masyarakat dengan akar budayanya sekaligus memperkuat identitas daerah melalui pelestarian seni dan budaya di tengah perkembangan zaman.

"Lengger Bicara bukan sekadar agenda seni, tetapi ruang dialog, ruang belajar, sekaligus ruang perjumpaan yang mempertemukan masyarakat dengan akar budayanya sendiri," kata Sadewo saat memberi sambutan dalam Banyumas Lengger Bicara 2026 di Menara Teratai, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat malam.

Ia mengatakan tema "Gemah Ripah Loh Jinawi" menggambarkan tanah yang subur, kehidupan yang makmur, masyarakat yang hidup rukun, serta budaya yang tumbuh bersama warganya.

Menurut dia, kemakmuran tidak hanya diukur dari pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kemampuan menjaga identitas, nilai, dan warisan budaya yang menjadi jiwa masyarakat Banyumas.

Ia menilai pelestarian kesenian Lengger harus dilakukan melalui ruang diskusi, pendidikan, regenerasi pelaku seni, dan keterlibatan generasi muda agar tetap hidup serta dicintai masyarakat.

Terkait dengan hal itu, ia mengajak seluruh masyarakat Banyumas terus mencintai, menjaga, dan mengembangkan budaya daerah sebagai bagian dari jati diri bersama.

"Juga menjadikan Lengger Bicara 2026 sebagai momentum merawat warisan leluhur dan menumbuhkan kreativitas budaya yang mampu menjawab tantangan zaman," kata Bupati.

Banyumas Lengger Bicara 2026 menampilkan pagelaran tari “Sastra Jiwangga” karya Rianto yang dimainkan oleh Sang Maestro Lengger itu sendiri, sedangkan acara utama berupa pagelaran “Senandung Tanah Makmur” berupa tari-tarian yang diiringi orkestra Jawa.

Pagelaran itu juga diisi dengan penyerahan penghargaan kepada Peang Penjol yang merupakan grup lawak legendaris asal Banyumas.

Dalam hal ini, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyerahkan penghargaan kepada Suliyah, Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menyerahkan penghargaan kepada keluarga almarhum Rusmadi (Peang), dan Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menyerahkan penghargaan kepada keluarga almarhum Sadikun (Penjol).

Baca juga: Menbud dorong Lengger Banyumas mendunia


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ghosting: Budaya Menghilang Tanpa Pamit
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Aldi Taher Sebut Kunci Rezeki Tak Sekadar Kerja Keras, tapi Juga Bakti kepada Orangtua
• 42 menit lalugrid.id
thumb
Polda Metro Jaya Bongkar 6 Kasus Narkoba Paling Mencengangkan, Ada Pabrik Vape Etomidat hingga Gudang Pakan Ternak Berkedok Laboratorium Gelap
• 14 jam lalutvonenews.com
thumb
Ketum Logis 08 Apresiasi Langkah Dasco Kawal Penurunan Potongan Komisi Ojol Menjadi 8 Persen
• 17 jam lalujpnn.com
thumb
Bupati Banyumas Sebut Lengger Bicara 2026 Jadi Ruang Merawat Identitas Budaya Daerah
• 7 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.