Usman Hamid Minta Latsarmil Disetop usai 4 Peserta Meninggal: Apa Relevansinya dengan Koperasi?

kompas.tv
13 jam lalu
Cover Berita
Sejumlah peserta program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) berlatih peraturan baris berbaris (PBB) saat mengikuti Pelatihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) atau Kopdes di Brigif 1 Marinir Cilandak, Jakarta, Kamis (25/6/2026). (Sumber: ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/tom.)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid meminta latihan dasar militer (latsarmil) bagi peserta program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI), dihentikan.

Hal ini disampaikan Usman usai empat peserta latsarmil SPPI meninggal dunia. Keempat korban meninggal saat mengikuti latsarmil bagi calon pengelola Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) atau Kopdes.

"Sebenarnya cukup dihentikan lah pelatihan dasar militer untuk calon pengelola koperasi, karena memang tidak tepat menerapkan sistem kemiliteran dalam pengelolaan koperasi," kata Usman dalam program Kompas Petang KompasTV, Jumat (26/6/2026).

"Ini dua hal berbeda. Dalam kemiliteran, orang diajarkan menjadi commander, bukan menjadi manager. Dalam koperasi, orang diajarkan menjadi manager, bukan commander."

Baca Juga: Korban Meninggal dalam Latsarmil Kopdes dan KNMP Bertambah Jadi Empat Orang

Aktivis HAM tersebut menekankan program pendidikan militer untuk manajer koperasi tidak tepat sejak awal. Ia pun mempertanyakan relevansi pendidikan militer dalam peningkatan kompetensi manajer koperasi.

Lebih lanjut, Usman menegaskan kasus empat peserta meninggal dalam latsarmil SPPI harus diinvestigasi. Menurutnya, pihak berwenang harus mengungkap penyebab kematian para korban.

"Pembinaan fisik semacam itu, baris-berbaris, misalnya, apa relevansinya? Nah, dalam konteks koperasi itu kan pada intinya ia bertujuan memastikan para anggota koperasi sejahtera," kata Usman.

"Ada keberlanjutan usaha, efektivitas operasional, efisiensi biaya, dan itu semuanya nilai-nilai usaha, nilai-nilai sipil, bukan nilai-nilai kemiliteran."

Pada Jumat (26/6/2026), Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan (Kemhan) Brigjen (TNI) Rico Ricardo Sirait mengonfirmasi jumlah peserta latsarmil untuk calon pengelola KNMP dan Kopdes Merah Putih yang meninggal dunia bertambah menjadi empat orang.

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Edy-A.-Putra

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV, Antara

Tag
  • usman hamid
  • latsarmil sppi meninggal
  • korban meninggal latsarmil
  • latihan militer kopdes
  • kopdes
  • manajer kopdes
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Baru Turun Pesawat, Polri Ciduk Buron Interpol Beijing di Bandara Soetta
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Di Balik Mundurnya Sekjen Partai Buruh...
• 10 jam lalukompas.com
thumb
Kepala BPS Ajak Masyarakat Lampung Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 demi Data Pembangunan yang Akurat
• 9 jam lalupantau.com
thumb
KSP Dudung: 59 Jaringan Narkotika Diungkap dalam Setahun
• 8 jam laluliputan6.com
thumb
Legislator Komisi I Minta Latihan Militer ke Calon Manajer Kopdes Disetop
• 11 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.