Pemprov Jatim Kecewa Grahadi Kembali Dirusak Massa Demo usai Direnovasi

rctiplus.com
8 jam lalu
Cover Berita
Pemprov Jatim Kecewa Grahadi Kembali Dirusak Massa Demo usai DirenovasiNasional | inews | Sabtu, 27 Juni 2026 - 06:41Dengarkan Berita

SURABAYA, iNews.id – Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) menyayangkan sekaligus mengecam keras aksi anarkistis oknum pendemo yang merusak sejumlah fasilitas di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (26/6/2026). 

Pasalnya, bangunan bersejarah tersebut saat ini justru masih dalam tahap renovasi total akibat insiden pembakaran oleh massa pada 2025 lalu.

Aksi unjuk rasa ratusan massa yang awalnya berjalan tertib berujung ricuh hingga diwarnai bentrokan sengit dengan aparat kepolisian yang berjaga di lokasi.

Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah fasilitas publik di area luar dan dalam Gedung Grahadi mengalami kerusakan cukup parah. Massa yang emosional nekat melakukan tindakan vandalisme dan perusakan:

Massa membongkar dan merusak struktur pagar pembatas Gedung Grahadi.

Material batu dari pagar yang dihancurkan tersebut kemudian digunakan massa untuk melempari petugas kepolisian serta merusak kaca dan fasilitas di dalam area gedung.

Baca Juga:Sapi Kurban di Mojokerto Mengamuk dan Tercebur ke Septic Tank, Evakuasi Dramatis

Melihat kondisi aset negara yang kembali rusak, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jatim, Adhy Karyono, langsung turun ke lokasi untuk meninjau titik-titik kerusakan. Ia menegaskan insiden ini menjadi pukulan telak bagi pemerintah daerah.

"Peristiwa perusakan ini sangat kami sayangkan dan menjadi pukulan tersendiri bagi Pemprov Jatim. Gedung Grahadi ini belum selesai sepenuhnya dari proses pemulihan dan renovasi akibat kebakaran besar setahun lalu. Belum juga pembangunan ini rampung, sekarang sudah dirusak lagi," ujar Adhy Karyono dengan nada kecewa, Sabtu (27/6/2026).

Meski kecewa dengan tindakan anarkistis pendemo, Adhy memberikan apresiasi tinggi kepada kesigapan aparat keamanan yang bergerak cepat mengendalikan situasi di lapangan, sehingga eskalasi kericuhan tidak meluas ke struktur utama bangunan.

Sebagai informasi, aksi demonstrasi tersebut digelar untuk menyampaikan aspirasi dan kritik terhadap jalannya pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang dinilai sebagian kelompok tidak berpihak kepada rakyat kecil.

Namun, situasi di depan Gedung Negara Grahadi memanas saat massa mulai memprovokasi barikade petugas hingga memicu gesekan fisik.

Baca Juga:Gus Yaqut hingga Bupati Sudewo Salat Iduladha di Masjid KPK

Pemprov Jatim menegaskan tidak melarang adanya penyampaian aspirasi, namun berharap kejadian anarkistis serupa tidak terulang kembali karena merugikan fasilitas publik yang dibiayai oleh uang rakyat.

#jatim

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemenkum Pastikan Perubahan Data Perusahaan Kini Wajib Lewat Verifikasi
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
Barang yang Biasanya Ada di Mobil Orang dengan IQ Tinggi
• 19 jam lalubeautynesia.id
thumb
KDM Soroti Peran Ortu Cegah Kekerasan, Minta Anak Selalu Didampingi
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Penganiaya Caddy di Tangerang Ditangkap di Lampung, Ini Motif Pelaku
• 8 jam lalurepublika.co.id
thumb
Aksi Demo di Surabaya Ricuh, Massa Rusak Gedung Grahadi
• 18 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.