Banjarmasin (ANTARA) - Sebanyak 359 haji Kloter 16 Debarkasi Banjarmasin, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah berasal dari Kabupaten Hulu Sungai Utara dan Balangan tiba di tanah air setelah melaksanakan ibadah haji pada 2026.
Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Banjarmasin Eddy Khairani di asrama haji di Kota Banjarbaru, Sabtu, menyampaikan jamaah haji kloter 16 tiba di Bandara Internasional Syamsuddin Noor Banjarmasin hari ini, sekitar pukul 05.32 Wita.
Jamaah haji kloter 16 dipulangkan dari Bandara Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz, Madinah, Arab Saudi dengan rincian 154 laki-laki dan 205 perempuan.
"Ada tiga jamaah haji yang menggunakan kursi roda," katanya.
Dia mengatakan kondisi kesehatan jamaah haji cukup baik meski sebagian mengalami flu dan batuk, hal yang biasa terjadi setelah jamaah datang dari Tanah Suci.
"Alhamdulillah mereka setelah tiba bisa mengikuti acara penyambutan di asrama haji dan di jamuan makan," katanya.
Setelah itu, kata dia, jamaah haji dipulangkan ke daerah masing-masing menggunakan transportasi yang sudah disiapkan pemerintah kabupaten, hingga bertemu keluarga.
Baca juga: Kemenhaj: Kurangi seremonial pemulangan-ketatkan istitha'ah kesehatan
Dengan kedatangan kloter 16, ujarnya, jumlah haji Debarkasi Banjarmasin yang sudah pulang ke tanah air 5.730 orang.
Tahun ini, Embarkasi Banjarmasin memberangkatkan 19 kloter, yakni 14 kloter dari Kalsel dan lima kloter dari Kalteng, dengan total 6.804 orang.
"Masih ada sebanyak tiga kloter di Tanah Suci Arab Saudi saat ini," ujarnya.
Eddy menyampaikan kepulangan jamaah haji Debarkasi Banjarmasin dimulai sejak 4 Juni 2026 tiba di Bandara Internasional Syamsuddin Noor Banjarmasin hingga dijadwalkan pada 1 Juli 2026.
Menurut dia, perjalanan haji sebagai perjalanan penuh perjuangan dan pengorbanan.
Setelah kembali ke tanah air, katanya, tantangan sesungguhnya mempertahankan semangat ibadah, keikhlasan, kesabaran, dan kepedulian sosial yang telah ditempa selama berada di Tanah Suci.
"Semoga seluruh jamaah menjadi haji dan hajah yang mabrur serta membawa keberkahan bagi keluarga, masyarakat, daerah, dan bangsa," katanya.
PPIH Debarkasi Banjarmasin berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dalam proses pemulangan jamaah hingga seluruh kloter tiba di daerah masing-masing dengan aman, tertib, dan nyaman.
Baca juga: Menhaj: Ekosistem perhajian harus tumbuh dalam visi yang sama
Baca juga: Pemda DIY usulkan penggunaan e-paspor bagi seluruh jamaah haji
Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Banjarmasin Eddy Khairani di asrama haji di Kota Banjarbaru, Sabtu, menyampaikan jamaah haji kloter 16 tiba di Bandara Internasional Syamsuddin Noor Banjarmasin hari ini, sekitar pukul 05.32 Wita.
Jamaah haji kloter 16 dipulangkan dari Bandara Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz, Madinah, Arab Saudi dengan rincian 154 laki-laki dan 205 perempuan.
"Ada tiga jamaah haji yang menggunakan kursi roda," katanya.
Dia mengatakan kondisi kesehatan jamaah haji cukup baik meski sebagian mengalami flu dan batuk, hal yang biasa terjadi setelah jamaah datang dari Tanah Suci.
"Alhamdulillah mereka setelah tiba bisa mengikuti acara penyambutan di asrama haji dan di jamuan makan," katanya.
Setelah itu, kata dia, jamaah haji dipulangkan ke daerah masing-masing menggunakan transportasi yang sudah disiapkan pemerintah kabupaten, hingga bertemu keluarga.
Baca juga: Kemenhaj: Kurangi seremonial pemulangan-ketatkan istitha'ah kesehatan
Dengan kedatangan kloter 16, ujarnya, jumlah haji Debarkasi Banjarmasin yang sudah pulang ke tanah air 5.730 orang.
Tahun ini, Embarkasi Banjarmasin memberangkatkan 19 kloter, yakni 14 kloter dari Kalsel dan lima kloter dari Kalteng, dengan total 6.804 orang.
"Masih ada sebanyak tiga kloter di Tanah Suci Arab Saudi saat ini," ujarnya.
Eddy menyampaikan kepulangan jamaah haji Debarkasi Banjarmasin dimulai sejak 4 Juni 2026 tiba di Bandara Internasional Syamsuddin Noor Banjarmasin hingga dijadwalkan pada 1 Juli 2026.
Menurut dia, perjalanan haji sebagai perjalanan penuh perjuangan dan pengorbanan.
Setelah kembali ke tanah air, katanya, tantangan sesungguhnya mempertahankan semangat ibadah, keikhlasan, kesabaran, dan kepedulian sosial yang telah ditempa selama berada di Tanah Suci.
"Semoga seluruh jamaah menjadi haji dan hajah yang mabrur serta membawa keberkahan bagi keluarga, masyarakat, daerah, dan bangsa," katanya.
PPIH Debarkasi Banjarmasin berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dalam proses pemulangan jamaah hingga seluruh kloter tiba di daerah masing-masing dengan aman, tertib, dan nyaman.
Baca juga: Menhaj: Ekosistem perhajian harus tumbuh dalam visi yang sama
Baca juga: Pemda DIY usulkan penggunaan e-paspor bagi seluruh jamaah haji




