Toko Padel Lokasi Dugaan Penyiksaan Karyawan di Jaksel Masih Beroperasi Normal

kompas.com
12 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Toko perlengkapan padel di Jalan Ciputat Raya, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, yang menjadi lokasi dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap karyawannya, Abdul Latif, terpantau masih beroperasi pada Sabtu (27/6/2026) pagi.

Berdasarkan pantauan Kompas.com sekitar pukul 09.00 WIB, toko tersebut tetap buka tanpa aktivitas mencolok di sekitar area bangunan.

Pedal Padel berada di lantai dasar sebuah gedung komersial bertingkat yang juga ditempati sejumlah tenant lain. Dari luar, papan nama toko masih terpasang jelas di bagian depan. Area parkir gedung tampak terisi sejumlah mobil dan sepeda motor.

Baca juga: Karyawan Padel Disekap di Jaksel: Dituduh Curi Raket, Disiksa hingga Dimintai Ganti Rugi Rp 50 Juta

Lalu-lalang orang di sekitar gedung pun terlihat normal. Tidak tampak garis polisi maupun penjagaan khusus di area toko.

Seorang petugas di pos keamanan mengatakan, operasional toko tetap berjalan meski sebagian karyawan sedang libur akhir pekan.

“Iya masih buka kalau store, kalau karyawannya libur, karena Sabtu Minggu,” ujar satpam saat ditemui Kompas.com di lokasi, Sabtu.

Namun, ia mengaku tidak mengetahui secara rinci soal kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan tersebut.

Baca juga: Karyawan Toko Padel di Jaksel Dimintai Ganti Rugi Rp 50 Juta Usai Dituduh Mencuri

“Saya enggak tahu mengenai kejadian, yang tahu kemarin yang ditangkap. Kalau enggak salah lima orang,” kata dia.

Warga sekitar bernama Abid (28), yang sehari-hari melintas di kawasan Jalan Praja, juga mengaku tidak pernah melihat aktivitas mencurigakan di sekitar toko tersebut.

Menurut dia, toko padel itu menyatu dengan gedung usaha lain sehingga aktivitas keluar masuk orang terlihat seperti biasa.

“Enggak ada yang mencurigakan sih, sejauh saya lihat padel itu kan memang gabung sama gedung lain itu, tapi ya saya enggak tahu,” ujar Abid.

Ia mengatakan hampir setiap hari melintasi kawasan tersebut, tetapi tidak pernah melihat keributan atau tanda-tanda mencurigakan.

Baca juga: Pengakuan Karyawan Toko Padel yang Disekap karena Curi Raket: Dipukul hingga Gigi Rontok

“Sehari-hari sih saya lewat, tapi enggak ada yang mencurigakan. Orang ya keluar masuk aja ke tokonya,” lanjut dia.

Abid mengaku baru mengetahui adanya kasus tersebut setelah membaca pemberitaan di media.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

“Saya juga lihat berita soal karyawannya itu,” kata dia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
15 Orang Sindikat Narkoba China-Malaysia Dibekuk, 108 Kg Sabu Disita
• 19 jam laludetik.com
thumb
Daftar 10 Saham Paling Cuan Sepekan saat IHSG Melemah, Dipimpin BHAT hingga MKAP
• 13 jam lalubisnis.com
thumb
Ariana Grande Tanggapi Insiden Busana Melorot dengan Cara Kocak di Instagram
• 22 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Trump Ancam Kenakan Tarif Impor 100 Persen bagi Negara Pengumpul Pajak Digital
• 10 jam lalumatamata.com
thumb
KSP gelar pertemuan dengan Menkop bahas perkembangan KDKMP
• 22 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.