Pantau - Penjabat Presiden Venezuela Delcy Rodriguez menyampaikan terima kasih kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas dukungan dan bantuan kemanusiaan yang diberikan setelah gempa besar mengguncang Venezuela pada Rabu (24/6).
AS Kirim Tim Penyelamat dan Bantuan KemanusiaanRodriguez mengungkapkan telah menerima panggilan telepon dari Trump dan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio yang menegaskan komitmen Washington membantu proses tanggap darurat di Venezuela.
Ia mengungkapkan, “Saya menerima panggilan dari Presiden @realDonaldTrump dan Menteri Luar Negeri @marcorubio, yang menegaskan kembali dukungan Pemerintah Amerika Serikat pada masa sulit ini bagi Venezuela."
Ia melanjutkan, "Mereka menegaskan komitmen untuk mendukung upaya tanggap darurat dengan mengirimkan tim penyelamat, peralatan khusus, dukungan bagi tempat penampungan sementara, serta bantuan kemanusiaan bagi keluarga terdampak. Kami sangat berterima kasih atas wujud persahabatan dan kerja sama ini."
Juru Bicara Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA), Jens Laerke, menyatakan sekitar 1.000 personel darurat dari belasan negara telah tiba di Venezuela untuk membantu proses evakuasi, pembersihan puing, dan pencarian korban selamat.
Korban Tewas Mencapai 920 OrangDua gempa berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 mengguncang Venezuela pada Rabu (24/6) berdasarkan data Survei Geologi Amerika Serikat (USGS).
Data resmi terbaru mencatat sedikitnya 920 orang meninggal dunia dan 3.360 lainnya mengalami luka-luka akibat bencana tersebut.
Hampir 400 bangunan tempat tinggal hancur, sejumlah infrastruktur dan rumah sakit mengalami kerusakan, serta bandara utama Venezuela ditutup.
Presiden Rusia Vladimir Putin juga menyampaikan belasungkawa atas tragedi tersebut dan menyatakan kesiapan Moskow untuk memberikan bantuan kepada pemerintah Venezuela.




