Sintya mengakui pengetahuannya mengenai dunia perfilman Indonesia memang masih terbatas. Selama ini ia lebih banyak berkecimpung di dunia olahraga sehingga belum begitu mengenal para aktor senior Tanah Air.
"Mungkin pengetahuan aku atau knowledge aku tentang para aktor perfilman di Indonesia tuh enggak sebanyak Khiva atau yang lainnya. Di film juga aku baru dua kali main," ujar Sintya Marisca.
Karena tidak mengetahui latar belakang Slamet Rahardjo, Sintya mengaku sama sekali tidak merasa gugup ketika pertama kali bertemu. Ia justru langsung menganggap lawan mainnya itu seperti seorang kakek sendiri sehingga suasana di lokasi syuting terasa santai.
Kedekatan yang langsung terjalin membuat Sintya tanpa sungkan melontarkan candaan kepada Slamet Rahardjo. Ia bahkan mengaku sempat meledek sang aktor senior pada awal proses produksi film.
Baca Juga :
Usai Raih FFI dan JAFF, Dokumenter EKSIL Kembali Diputar di Jakarta"Sejujur awal pertama ketemu tuh aku langsung anggap Kak Slamet Rahardjo tuh kakek aku. Jadi enggak ada bayang-bayang legend di situ. Sampai akhirnya pas pertama kali ketemu, aku udah ngecengin Bapak," kenang Sintya sambil tertawa.
Rasa bersalah baru muncul setelah proses reading selesai dan ia pulang ke rumah. Di sana, sang ibu mengingatkan bahwa Slamet Rahardjo merupakan salah satu aktor paling berpengaruh dalam sejarah perfilman Indonesia.
"Aku ngerasa bersalah pas pulang ke rumah. Pas proses reading, aku baru dikasih tahu bisikan-bisikan, terutama ibu aku: ‘Neng, dia itu legend loh!’. Di situ aku baru merasa, waduh," tuturnya.
Meski sempat merasa bersalah, hubungan Sintya dengan Slamet Rahardjo justru semakin akrab selama proses syuting berlangsung. Keduanya membangun chemistry yang hangat sehingga proses produksi berjalan dengan nyaman.
Sintya bahkan mengungkapkan bahwa Slamet Rahardjo memiliki panggilan khusus untuk dirinya, yakni Warakas. Julukan tersebut diambil dari daerah asal Sintya di kawasan Tanjung Priok dan terus digunakan sang aktor senior hingga kini.
"Sampai detik ini Akung gak tahu nama aku. Dia panggil aku 'Warakas' karena Sintya dari Tanjung Priok, Gang Warakas. Udah itu doang yang dia ingat, sisanya enggak tahu," imbuh Sintya.
Baca Juga :
Slamet Rahardjo Menilai Perfilman Indonesia Masih Suka LatahSintya Marisca tidak hanya beradu akting dengan Slamet Rahardjo, tetapi juga aktris senior Widyawati. Kesempatan tersebut menjadi pengalaman berharga bagi Sintya yang mengaku bangga dapat belajar langsung dari para legenda perfilman Indonesia.
Film ini juga dibintangi Gisellma Firmansyah, Iskak Khivano, Sarah Sechan, Kiki Narendra, Yusuf Mahardhika, Iyang Dharmawan, Febry Khey, dan Annisa Kaila. Film CLBK dijadwalkan tayang di bioskop mulai 2 Juli 2026.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ELG)




