Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

cnbcindonesia.com
3 jam lalu
Cover Berita
Foto: dok Istimewa

Jakarta, CNBC Indonesia - Bank Mandiri menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Keuangan atas kebijakan penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) di perbankan nasional. Kebijakan tersebut terbukti memberikan kontribusi positif terhadap penguatan likuiditas industri perbankan, sekaligus mendorong fungsi intermediasi yang lebih optimal dalam menopang pertumbuhan ekonomi nasional.

Direktur Utama Bank Mandiri Riduan menyampaikan, penempatan dana SAL menunjukkan sinergi yang baik antara pemerintah dan perbankan dalam memperkuat ketahanan sektor keuangan serta menjaga momentum pertumbuhan ekonomi.

"Kami berterima kasih atas kepercayaan Kementerian Keuangan yang menempatkan dana SAL di Bank Mandiri. Dana SAL menjadi bagian dari ekosistem penggerak ekonomi negeri yang kontribusinya dirasakan secara langsung dalam mendukung pertumbuhan kredit dan kebutuhan masyarakat," ujar Riduan, dalam keterangan resminya, Sabtu (27/6/2026).


Lebih lanjut, Riduan mengatakan, kolaborasi erat dengan pemerintah menjadi fondasi penting dalam memperkuat efektivitas kebijakan fiskal sekaligus mendukung optimalisasi fungsi intermediasi perbankan, termasuk dalam penyaluran pembiayaan ke sektor-sektor produktif.

"Kolaborasi tersebut semakin memperkuat komitmen Bank Mandiri untuk terus menjalankan perannya dalam menyalurkan pembiayaan secara sehat dan berkelanjutan kepada sektor yang mendukung ekonomi kerakyatan," imbuh Riduan.

Baca: Anak Presiden Turun Gunung Selamatkan Rupiah, Ajak Warga Buang Dolar

Sementara itu, Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri Novita Widya Anggraini menambahkan, kehadiran dana SAL memberikan dampak positif yang terukur pada struktur pendanaan, termasuk efisiensi biaya dana yang secara langsung memperluas ruang penyaluran kredit.

Adapun fokus Bank Mandiri ke depan tetap pada pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) yang solid, didukung penghimpunan dana murah yang berkelanjutan melalui penguatan ekosistem dan akselerasi digital. Strategi ini menjadi fondasi penting bagi struktur pendanaan Bank Mandiri yang kuat dan resilien.

Dari sisi penyaluran kredit, Bank Mandiri memproyeksikan pertumbuhan yang sejalan dengan laju industri hingga akhir tahun. Perseroan akan terus mengoptimalkan fungsi intermediasi secara selektif dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan pengelolaan risiko yang disiplin.

"Sebagai mitra strategis pemerintah dan penggerak ekonomi kerakyatan, penyaluran kredit Bank Mandiri difokuskan pada segmen UMKM yang memiliki peran besar dalam mendorong perekonomian nasional. Dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian dan menjaga kualitas aset secara disiplin, Bank Mandiri siap memberikan kontribusi positif dalam mendukung agenda prioritas pemerintah," pungkas Novita.

Baca: Ketika AI Mulai Mengambil Keputusan Bisnis: Siapa Bertanggung Jawab?

(dpu/dpu) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Bank Mandiri Cetak Laba Rp 15,4 Triliun di Kuartal I-2026

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ramalan Zodiak Hari Ini, Sabtu 27 Juni 2026: Leo Bersinar, Virgo Panen Peluang, Capricorn Jaga Ritme
• 6 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Lewat Platform Edukasi dan Hiburan, Industri Alat Pancing Kian Menggeliat
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Ada 42.151 Orang Ikut Pilih Logo HUT ke-81 RI
• 3 jam lalubisnis.com
thumb
Pramono-Rano Hadiri Puncak HUT DKI ke-499, Diiringi Alunan Tanjidor
• 1 jam laludetik.com
thumb
Mahalini Meriahkan Jakarta Fair Kemayoran 2026
• 4 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.