5 Calon Manajer Kopdes-Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Pastikan Materi Latihan Sudah Disesuaikan

kompas.tv
4 jam lalu
Cover Berita
Kepala BPSDM Kemhan Mayjen TNI Ketut Gede Wetan Pastia (kedua kanan) didampingi Kapus Komcad Bacadnas Kemhan Brigjen TNI Hengki Yuda (kedua kiri), Karo Infohan Setjen Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait (kanan) dan Tim Kesehatan (Puskes TNI) Letkol CKM Ichsan (kiri) memberikan keterangan pada konferensi pers evaluasi latihan dasar SPPI KDKMP di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Sabtu (27/6/2026). (Sumber: ANTARA FOTO/FAKHRI HERMANSYAH)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kementerian Pertahanan (Kemhan) memastikan materi latihan peserta Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) calon pengelola atau manajer Koperasi Desa (Kopdes) dan Kampung Nelayan sudah disesuaikan.

Hal ini disampaikan usai 5 peserta SPPI dilaporkan meninggal dunia saat menjalani latihan dasar bela negara dan manajerial.

"Penyelenggaraan latihan bela negara dan manajerial ini disusun secara terukur dengan memperhatikan latar belakang peserta sebagai masyarakat sipil," ujar Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemhan, Mayjen TNI Ketut Gede Wetan Pastia, dalam konferensi persnya Sabtu (27/6/2026), dipantau dari YouTube KompasTV.

Menurut Ketut, kegiatan pelatihan untuk calon pengelola Kopdes dan Kampung Nelayan tidak disamakan dengan pendidikan militer atau prajurit. 

Penekanan latihan untuk calon pengelola Kopdes-Kampung Nelayan bukan pada kemampuan tempur, melainkan pada pembentukan mental, karakter, tanggung jawab, daya juang, kerja sama, serta kemampuan memecahkan masalah.

Baca Juga: Usai 5 Peserta Meninggal, Kemhan Sebut Penyelenggara Latsarmil Kopdes Merah Putih Lakukan Evaluasi

Lebih lanjut, ia menyebut, penyelenggara latihan telah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap berbagai hal.

Termasuk aspek kesehatan, pengawasan medis, profiling kesehatan, penyesuaian intensitas kegiatan, sistem rujukan, serta mekanisme deteksi dini bagi peserta yang memiliki faktor risiko.

Mayjen Ketut Gede mengatakan, kegiatan pelatihan juga diarahkan agar lebih adaptif, edukatif, dan memperhatikan kondisi psikologis peserta. 

Kemudian, bagi peserta yang memiliki kondisi khusus, termasuk kehamilan atau kondisi medis tertentu, penyelenggara akan mengambil langkah sesuai rekomendasi tenaga kesehatan dengan mengutamakan kesehatan peserta.

Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Tito-Dirhantoro

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • sppi
  • kemhan
  • kopdes
  • kampung nelayan
  • pengelola kopdes meninggal
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Aksi di Kejati Sulsel, FORMAK Tagih Penuntasan Sejumlah Dugaan Korupsi di Luwu Timur
• 12 jam lalueranasional.com
thumb
Davina Karamoy Ungkap Tantangan Terbesar Syuting Film Andai Waktu Bisa Diulang Kembali
• 12 jam laluintipseleb.com
thumb
Dokter Temukan Belatung di Kepala YTR, Infeksinya Disebut Sangat Berat
• 21 jam laluviva.co.id
thumb
Harga Emas Antam (ANTM) Akhir Pekan Naik Jadi Rp2.660.000 per Gram
• 12 jam laluidxchannel.com
thumb
Kalender Jawa Juli 2026 Lengkap dengan Weton dan Tanggal Hijriah
• 6 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.