JAKARTA - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu prioritas Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mendapat dukungan dari publik. Dukungan ini tercermin dari hasil survei yang dilakukan Puspoll Indonesia pada Mei 2026 dalam rangka 'Menuju dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran'.
Direktur Eksekutif Puspoll Indonesia, Chamad Hojin menjelaskan bahwa terdapat tiga indikator untuk mengukur persepsi publik terhadap program ini. Adapun indikator itu di antaranya: dukungan, kepuasan, dan keyakinan.
"Pertama soal dukungan terhadap MBG itu di angka 55,5%," kata Chamad dalam rilis surveinya yang dilakukan di kawasan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Sabtu (27/6/2026).
Dia mengungkap bahwa masih ada sekitar 41,9 persen publik yang tidak mendukung terhadap program MBG ini.
Sementara untuk indikator kedua yakni kepuasan, terdapat 52,1 persen yang merasa puas dengan kehadiran program MBG ini. Namun, ada perbedaan pandangan dalam indikator keyakinan program.




