Kepercayaan Publik ke Polri Naik, Anggota Komisi III: Momentum Perkuat Reformasi

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Anggota Komisi III DPR RI, Rudianto Lallo, mengapresiasi meningkatnya tingkat kepercayaan publik terhadap Polri berdasarkan survei Litbang Kompas. Ia menilai, momentum ini juga mesti dimanfaatkan untuk perbaikan ke depannya.

“Kepercayaan publik adalah modal sosial yang sangat penting bagi institusi penegak hukum. Peningkatan hingga 82,4 persen ini patut diapresiasi karena menunjukkan masyarakat melihat adanya perbaikan dalam pelayanan, profesionalitas, dan kinerja kepolisian,” kata Rudianto Lallo, Sabtu (27/6).

Politisi Partai NasDem itu mengatakan, capaian tersebut tidak boleh membuat Polri berpuas diri. Menurutnya, tingkat kepercayaan masyarakat justru harus dijadikan momentum untuk terus memperkuat reformasi kelembagaan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kepercayaan masyarakat dibangun melalui kerja nyata. Karena itu, Polri harus terus menjaga profesionalisme, memperkuat integritas personel, dan memastikan pelayanan publik semakin cepat, transparan, serta humanis,” ujarnya.

Rudianto juga menilai keberhasilan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, di tengah berbagai tantangan sosial dan perkembangan teknologi, turut menjadi salah satu faktor yang mendorong meningkatnya persepsi positif publik terhadap institusi tersebut.

Menurut dia, kehadiran polisi yang semakin responsif di tengah masyarakat dan upaya peningkatan kualitas pelayanan di berbagai satuan kerja menjadi faktor penting yang memengaruhi tingkat kepercayaan masyarakat.

Survei Litbang Kompas juga mencatat meningkatnya penilaian masyarakat terhadap profesionalitas pelayanan Polri. Sebagian besar responden menilai fasilitas pelayanan di kantor kepolisian semakin nyaman dan kinerja personel lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Sebagai mitra kerja Polri di DPR RI, Rudianto Lallo menegaskan Komisi III akan terus memberikan dukungan terhadap program-program reformasi institusi kepolisian, sekaligus menjalankan fungsi pengawasan agar kepercayaan yang telah diberikan masyarakat dapat dijaga secara berkelanjutan.

“Kepercayaan publik tidak diperoleh secara instan dan bisa hilang dalam waktu singkat apabila tidak dijaga. Karena itu, Polri harus terus hadir sebagai institusi yang profesional, modern, dan dipercaya masyarakat dalam memberikan rasa aman dan penegakan hukum yang berkeadilan,” tuturnya.

Berdasarkan hasil survei tersebut, tingkat kepercayaan publik terhadap Polri mencapai 82,4 persen, meningkat dibandingkan tahun 2025 yang berada di angka 76,2 persen. Sementara tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan Polri naik menjadi 67,6 persen dari sebelumnya 65,1 persen. Adapun citra kelembagaan Polri juga meningkat menjadi 71,5 persen dari sebelumnya 64,4 persen.

Survei Litbang Kompas dilakukan pada 9-18 April 2026 dengan metode wawancara tatap muka terhadap 1.200 responden di berbagai wilayah Indonesia. Hasil survei juga menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan publik terhadap Polri relatif paling tinggi dibandingkan lembaga penegak hukum lainnya, seperti Kejaksaan Agung, Mahkamah Agung, dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Strategi Jateng Tumbuhkan Ekonomi Desa Melalui Ekosistem MBG
• 10 jam lalujpnn.com
thumb
BEI Kantongi 8 Calon IPO Baru, Emiten Kesehatan Mendominasi Pipeline 2026
• 8 jam laluidxchannel.com
thumb
Nilai Hibah Lahan Meikarta Bukan Rp6 Triliun, Ini Penjelasan LPCK
• 9 jam laluidxchannel.com
thumb
Diiringi Tanjidor, Pramono Anung dan Rano Karno Hadiri Malam Perayaan HUT ke-499 Jakarta
• 3 jam lalurctiplus.com
thumb
Jadwal Kolombia vs Portugal di Piala Dunia 2026: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
• 12 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.