Pramono Beber Agenda Besar Menuju 5 Abad Jakarta: Bereskan Macet-Banjir

detik.com
1 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membeberkan agenda besar yang akan dikerjakan pemerintah provinsi dalam menyambut usia Jakarta yang ke-500 tahun pada 2027. Sejumlah persoalan klasik ibu kota seperti kemacetan, banjir hingga sampah menjadi fokus utama yang ingin dituntaskan.

Hal itu disampaikan Pramono saat menghadiri Malam Puncak HUT ke-499 Jakarta bertema Menuju 5 Abad Jakarta di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Sabtu (27/6/2026). Saat ditanya mengenai harapan dan arah pembangunan Jakarta ke depan, Pramono mengatakan target utamanya adalah membuat warga hidup lebih nyaman.

"Yang pertama, saya paling penting mengharapkan warga Jakarta hidupnya nyaman, gampang, bahagia, dan mudah. Transportasi ke mana saja, karena memang warga Jakarta bagi 15 golongan sekarang ini transportasinya gratis, dan selalu kita ingin memberikan service yang terbaik untuk transportasi," kata Pramono.

Baca juga: Pramono-Rano Resmi Luncurkan Logo 5 Abad Jakarta, Ini Tampilannya

Untuk mengatasi persoalan sampah, Pramono mengatakan Pemprov DKI tengah menyiapkan pembangunan pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) di tiga lokasi. Menurutnya, proyek tersebut diharapkan menjadi solusi jangka panjang bagi pengelolaan sampah Jakarta.

"Yang kedua adalah kita sedang membangun pembangkit listrik tenaga sampah. Ada tiga tempat, di Bantar Gebang, Tanjungan, dan juga di Sunter. Mudah-mudahan persoalan sampah di Jakarta ke depannya tidak seperti sekarang ini, akan menjadi lebih baik," ujarnya.

Selain sampah, penanganan banjir juga menjadi prioritas. Pramono memastikan program normalisasi sungai kembali dilanjutkan setelah sempat terhenti di sejumlah lokasi.

"Yang ketiga adalah banjirnya. Saya melanjutkan normalisasi sungai-sungai yang dulu tidak dilanjutkan, saya lanjutkan kembali. Normalisasi Sungai Ciliwung, Krukut Lama, Cakung, dan mudah-mudahan walaupun banjir di Jakarta masih ada tetapi tidak seperti yang lalu," ucapnya.

Pramono juga memaparkan sejumlah proyek infrastruktur yang tengah diselesaikan. Di antaranya menghubungkan kawasan Grand Hyatt, Pullman, Mandarin Oriental, hingga Hotel Indonesia Kempinski melalui jalur bawah tanah yang terintegrasi dengan MRT. Di kawasan tersebut juga akan disiapkan ruang bagi pelaku UMKM.

Tak hanya itu, Pemprov DKI juga akan membangun Pedestrian Deck di Dukuh Atas serta meningkatkan akses menuju Jakarta International Stadium (JIS). Penonton pertandingan nantinya dapat memarkir kendaraan di Ancol sebelum berjalan kaki menuju stadion.

Menurut Pramono, pemerintahannya bersama Wakil Gubernur Rano Karno berupaya menuntaskan berbagai proyek yang belum selesai dari pemerintahan sebelumnya.

"Kami terus terang menyelesaikan hal-hal yang belum selesai dari pemerintah-pemerintah sebelumnya atau dari gubernur-gubernur sebelumnya," jelasnya.

Baca juga: Pramono-Rano Hadiri Puncak HUT DKI Ke-499, Diiringi Alunan Tanjidor

Di bidang sosial, Pramono memastikan berbagai program bantuan seperti subsidi pangan, Kartu Jakarta Pintar (KJP), Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), hingga pemutihan ijazah tetap dilanjutkan. Bahkan, Pemprov DKI berencana mengirim pelajar berprestasi untuk menempuh pendidikan di luar negeri melalui skema LPDP.

"Mudah-mudahan Jakarta sekali lagi lebih aman, nyaman, dan semua orang bisa merasakan itu," tuturnya.




(bel/azh)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Diiringi Tanjidor, Pramono dan Rano Karno Hadiri Malam Perayaan HUT ke-499 Jakarta
• 2 jam laluokezone.com
thumb
Foto: Melihat Umat Hindu Rayakan Hari Raya Kuningan
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
KAWI Rayakan HUT Pertama, Momen Refleksi Perjalanan Melestarikan Budaya Indonesia
• 8 jam lalujpnn.com
thumb
Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi dengan Sekolah Rakyat Terbanyak
• 14 jam laludetik.com
thumb
Tanjung Verde Duel Argentina di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Kejutan Bakal Berlanjut?
• 11 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.