HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengajak Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Makassar untuk terus menjadi mitra strategis Pemerintah Kota Makassar dalam pembangunan pendidikan, pemberdayaan ekonomi, hingga pembentukan karakter generasi muda.
Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri Resepsi Milad ke-109 Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Makassar di Balai Sidang Muktamar Universitas Muhammadiyah Makassar, Sabtu (27/6/2026).
Dalam sambutannya, Munafri menekankan pentingnya pembangunan karakter dan akhlak generasi muda di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari terbentuknya karakter dan akhlak yang baik.
“Percuma kita memiliki anak-anak yang cerdas kalau tidak memiliki akhlak yang baik. Pendidikan karakter harus dimulai dari rumah, kemudian diperkuat di sekolah,” katanya.
Ia juga mengaku prihatin melihat semakin tingginya ketergantungan anak-anak terhadap gawai yang dinilai mengurangi interaksi sosial dengan keluarga maupun lingkungan sekitar.
Karena itu, Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pendidikan mulai menerapkan pembatasan penggunaan gawai di lingkungan sekolah agar siswa lebih banyak berinteraksi secara langsung dengan teman maupun guru.
“Kita ingin anak-anak kembali berbicara dengan baik sama lebih dewasa. Gadget memang penting, tetapi yang jauh lebih penting adalah akhlak,” ujarnya.
Sebagai bentuk penguatan pendidikan karakter, Munafri mengungkapkan mulai tahun ini Pemerintah Kota Makassar akan menambah porsi pelajaran agama dan pendidikan akhlak pada kurikulum pendidikan dasar.
Menurutnya, alokasi dua jam pelajaran agama dalam sepekan belum cukup untuk membentuk karakter peserta didik sehingga diperlukan penguatan pendidikan moral sejak dini.
Selain itu, Pemerintah Kota Makassar juga berkomitmen meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik, termasuk memberikan insentif lebih besar kepada guru yang bertugas di wilayah kepulauan sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian mereka.
Pada kesempatan yang sama, Munafri mengajak Aisyiyah untuk terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Makassar. Menurutnya, organisasi perempuan Muhammadiyah tersebut memiliki jaringan yang kuat dan telah lama berkontribusi dalam mendampingi masyarakat.
“Aisyiyah memiliki jaringan organisasi yang sangat besar. Karena itu saya berharap kolaborasi ini jangan pernah berhenti,” ucapnya.
Munafri menegaskan Aisyiyah merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses pembangunan Kota Makassar. Karena itu, Pemerintah Kota Makassar akan terus membuka ruang kolaborasi dengan organisasi tersebut dalam berbagai sektor demi mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera.
“Mari kita terus berdiskusi mengenai program apa lagi yang bisa kita kerjakan bersama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Makassar,” tutup Appi. (*)





