Cegah Korban Jiwa, Kemhan Perketat Cek Kesehatan Peserta Latsarmil Koperasi Merah Putih

jpnn.com
3 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Pertahanan (Kemhan) memperketat pengawasan dengan melakukan langkah mitigasi medis guna memastikan seluruh peserta Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) calon manajer Koperasi Merah Putih dalam kondisi aman dan sehat selama menempuh pendidikan.

Salah satu langkah yang dilakukan yakni melakukan pemeriksaan kesehatan lanjutan kepada seluruh peserta latsarmil.

BACA JUGA: Bertambah Lagi, Total 5 Calon Manajer Kopdes yang Meninggal saat Latsarmil

"Sebagai langkah mitigasi, penyelenggara juga telah melakukan pemeriksaan kesehatan lanjutan, observasi, dan isolasi terhadap peserta yang memerlukan layanan kesehatan," kata Kepala BPSDM Kemhan Mayjen TNI Ketut Gede Wetan Pastiat dalam jumpa pers di Kementerian Pertahanan, Sabtu.

Menurut Ketut, pemeriksaan itu dilakukan agar pihak pengajar bisa mengetahui kondisi fisik ataupun riwayat kesehatan para peserta.

BACA JUGA: 3 Calon Kopdes Meninggal Saat Latsarmil, Mensesneg: Kalau Evaluasi Jelas, Dong

Dengan hasil itu, pelatih bisa menyesuaikan jenis pelatihan fisik dengan kondisi fisik peserta.

Tidak hanya melakukan pemeriksaan kesehatan, pihaknya juga akan memperkuat koordinasi dengan beberapa rumah sakit agar peserta yang dirujuk bisa mendapatkan pelayanan yang maksimal.

BACA JUGA: Lagi, Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal Saat Latsarmil di Yon Parako 465

"Kita berkoordinasi intensif dengan rumah sakit dan fasilitas kesehatan TNI untuk memastikan seluruh peserta memperoleh pelayanan kesehatan secara cepat dan optimal," jelas Ketut.

Dengan upaya ini, Ketut berharap proses latsarmil yang diikuti para calon pengelola koperasi bisa berjalan aman dan maksimal.

Sebelumnya, metode pemeriksaan kesehatan peserta telah dilakukan beberapa satuan yang jadi tempat pelatihan latsarmil.

Salah satunya di markas Marinir TNI AL yang berada di Cilandak, Jakarta Selatan.

"Yang memiliki riwayat kronis atau sakit berat kita pisahkan sampai dengan tingkat peleton dan kompi. Supaya kegiatan-kegiatan di lapangan yang berkaitan dengan fisik tidak kita ikutkan," kata Komandan Batalyon Latihan SPPI KDKMP dan KNMP di Brigif 1 Marinir Cilandak Letkol (Mar) Agus Mutaqin saat ditemui awak media di markas Marinir, Cilandak, Jakarta, Kamis (25/6).

Agus mengatakan pihaknya mendapatkan data riwayat kondisi fisik peserta dari hasil pemeriksaan kesehatan mereka sebelum mengikuti latsarmil.

Agus mengatakan pihaknya mendapatkan data riwayat kondisi fisik peserta dari hasil pemeriksaan kesehatan mereka sebelum mengikuti latsarmil.

Setelah kondisi kesehatan masing-masing peserta dipelajari dan dipisahkan, para pelatih akan mengarahkan peserta yang punya riwayat penyakit untuk mengikuti materi di dalam kelas.

Untuk kegiatan di luar kelas, kata Agus, para peserta latsarmil akan menjalankan beberapa kegiatan mulai dari apel pagi hingga latihan peraturan baris berbaris (PBB).

Bahkan para peserta juga mengikuti latihan menembak dengan senjata yang telah disiapkan personel Marinir.

"Termasuk nanti di minggu ketiga kita akan melatih menembak perorangan di lapangan yang sudah kita siapkan. Jadi mereka punya dasar-dasar militer yang sekiranya bisa buat bekal dalam menuju penugasan berikutnya," kata Agus.(antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Taufik Hidayat Tersangka Penyekapan dan Penganiayaan di Bandung Residivis, Pernah Dipenjara 1 Tahun 4 Bulan
• 19 jam lalutvonenews.com
thumb
Kemenperin Catat Pasokan Gas HGBT untuk Industri Baru Mencapai 60-70 Persen
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
AS Serang Pelabuhan di Iran, Balas Serangan ke Kapal Kargo di Selat Hormuz
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
AKRA Alihkan 181 Juta Saham Treasuri ke Arthakencana Rayatama
• 10 jam laluidxchannel.com
thumb
PPATK Ungkap Perputaran Uang Sindikat Judol Hayam Wuruk Tembus Rp 489 Miliar
• 23 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.