Di Depan Rektor dan Dekan, Bahlil: Saya Merasa Sedang Diuji Fit and Proper Test

disway.id
18 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengajak perguruan tinggi untuk mengambil peran lebih besar dalam mempercepat terwujudnya ketahanan energi dan program hilirisasi nasional.

Kolaborasi antara pemerintah, kampus, dan peneliti dinilai menjadi kunci untuk menghasilkan inovasi yang mampu mendukung target pembangunan Presiden.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mengatakan tantangan sektor energi ke depan membutuhkan dukungan riset dan penguasaan teknologi dari dunia akademik.

BACA JUGA:Bahlil: Pemadaman Listrik Tak Terkait Batu Bara, PLN Diminta Atasi Gangguan Teknis

Menurutnya, percepatan berbagai program strategis tidak akan tercapai tanpa kontribusi para peneliti dan perguruan tinggi.

“Pak Menteri ESDM telah mengajak para rektor, guru besar, dekan, serta peneliti untuk bersama-sama berkolaborasi. Tanpa teknologi dan riset, berbagai target yang diinginkan Presiden tentu membutuhkan waktu yang lebih lama untuk diwujudkan,” ujar Brian, di Jakarta, Minggu 27 Juni 2026.

Dalam forum yang dihadiri rektor, profesor, dan dekan dari berbagai perguruan tinggi tersebut, Bahlil mengaku mendapat banyak masukan dari kalangan akademisi mengenai kebijakan sektor energi nasional.

BACA JUGA:Naik ke Mobil Komando Usai Bertemu Mahasiswa di DPR, Dasco Sudah Telepon Bahlil dan Kepala BGN

“Saya merasa berbahagia bisa berdiskusi secara terbuka dengan para rektor, profesor, dan dekan. Rasanya seperti sedang menjalani fit and proper test terhadap kebijakan negara di sektor ESDM oleh para intelektual terbaik bangsa,” kata Bahlil.

Bahlil menjelaskan pemerintah saat ini fokus meningkatkan lifting minyak dan gas bumi serta memperkuat bauran energi untuk menjaga ketahanan energi nasional. Di tengah ketidakpastian geopolitik global, pemerintah juga berhasil menjaga ketersediaan cadangan bahan bakar minyak (BBM) sehingga pasokan nasional berada di atas standar minimum, sementara harga BBM bersubsidi tetap terjaga.

Selain itu, pemerintah terus mendorong pemanfaatan compressed natural gas (CNG) sebagai substitusi impor LPG.

BACA JUGA:Bahlil Janji Lagi Usai Kenaikan Harga Pertamax, BBM Subsidi Tak Akan Naik

Program hilirisasi pertambangan, khususnya nikel, juga dipercepat untuk membangun ekosistem baterai kendaraan listrik yang diharapkan mampu menekan impor energi sekaligus meningkatkan nilai tambah sumber daya alam Indonesia.

Menutup rangkaian Sarasehan 5, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto menegaskan bahwa transformasi nasional membutuhkan kontribusi aktif perguruan tinggi sebagai penghasil solusi berbasis ilmu pengetahuan.

BACA JUGA:Harga Pertamax Naik Rp3.950 Tengah Malam, Masyarakat Teriak MBG Mas Bahlil Ganteng

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Daftar Peringkat Tiga Terbaik Piala Dunia 2026: RD Kongo Teratas, Korea Selatan Tersingkir
• 12 jam lalumedcom.id
thumb
5 HP Murah yang Disematkan Fitur Dynamic Island, Harganya Cuma Rp2 Jutaan
• 4 menit laluviva.co.id
thumb
Harga Bawang Cerah Rp50.950 Per Kg pada Minggu Pagi, Daging Ayam Rp37.200 Per Kg
• 14 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Modernland (MDLN) Tetapkan Direksi Baru, Andalkan Proyek Residensial dan Industri
• 18 jam lalubisnis.com
thumb
Pakar Hukum Siber: Larangan Live Streaming Sidang Dokter Tifa Berpotensi Sembunyikan Fakta
• 8 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.