Omset Judi Berkedok Timezone di Jakarta Gila-gilaan, Ini Angkanya

detik.com
12 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Polda Metro Jaya mengungkap fakta lain di balik kasus perjudian berkedok permainan Timezone di Jakarta. Polisi mengungkap penyelenggara bisa meraup omset hingga Rp 2,1 miliar dalam satu bulan.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan hingga saat ini, omset dari usaha perjudian tersebut mencapai Rp 2,1 miliar per bulan," kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin kepada wartawan, Minggu (28/6/2026).

Iman mengatakan, perjudian tersebut disebarkan melalui komunitas. Para pemain mengajak kenalannya untuk ikut serta dalam praktik judi itu.

"Untuk perjudian dengan modus Timezone ini penyebarannya melalui metode penyebaran komunitas. Jadi, dari mulut ke mulut menyampaikan dari satu komunitas ke komunitas yang lain, mengajak rekan-rekannya untuk mendatangi lokasi tersebut. Jadi disampaikan dari orang ke orang," jelasnya.

Baca juga: PPATK Ungkap Perputaran Uang Sindikat Judol Hayam Wuruk Tembus Rp 489 Miliar

Iman menjelaskan, para pemain diharuskan untuk melakukan deposit di tempat bermain dengan cara transfer. Selanjutnya, uang itu ditukar menjadi voucher untuk para pemain bermain judi.

"Selanjutnya, apabila pemain kalah, maka poin milik pemain akan hilang. Namun, apabila pemain menang, maka poin pemain akan bertambah dan wasit akan melakukan penukaran poin dengan voucher kembali," jelasnya.

Perjudian berkedok Timezone ini dibongkar di dua lokasi, yaitu Dissney Timezone di Penjaringan, Jakarta Utara (Jakut), dan Sky Timezone di Kalideres, Jakarta Barat (Jakbar). Polisi menyita uang miliaran hingga emas murni.

Perjudian Dissney Timezone dijalankan pelaku dari Desember 2025 sampai Juni 2026. Sementara Sky Timezone sudah dijalankan pada Mei-Juni 2026.

Polda Metro Jaya sendiri sudah menetapkan 69 tersangka dalam kasus ini. Para tersangka terdiri dari 3 orang sebagai pemilik tempat atau penyelenggara, 19 karyawan, dan 47 pemain.

Baca juga: Terungkap Markas Judol di Hayam Wuruk Serupa dengan Myanmar-Kamboja



(wnv/dhn)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Febri Wahyuni Sabran: Kinerja Polri Membaik, Sinyal Keberhasilan Reformasi
• 1 jam lalujpnn.com
thumb
Kevin De Bruyne Minta Belgia Tetap Fokus Usai Lolos ke Fase Gugur Piala Dunia 2026
• 14 jam lalupantau.com
thumb
CISCE Tampilkan Rantai Pasok Energi Bersih China untuk Dukung Transisi Hijau Global
• 7 jam lalupantau.com
thumb
Fakta-fakta Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Wafat Saat Diklatsar
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Meta Gantikan Moderator Konten Manusia dengan AI untuk Pangkas Biaya Operasi
• 7 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.