CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Joging salah satu jenis aktivitas fisik sederhana, murah, dan dapat dilakukan hampir di mana saja.
Joging menjadi pilihan olahraga yang mudah karena tidak memerlukan keahlian khusus. Cukup menggunakan sepatu yang nyaman dan memilih rute yang aman, seseorang sudah bisa memperoleh berbagai manfaat kesehatan.
Berbagai lembaga kesehatan internasional bahkan menempatkan joging sebagai salah satu aktivitas aerobik yang efektif menjaga kebugaran tubuh apabila dilakukan secara rutin.
Merangkum beberapa laman kesehatan, berikut sejumlah manfaat joging jika rutin dilakukan setiap hari
1. Menjaga kesehatan jantung
American Heart Association (AHA) melaporkan jika joging membantu memperkuat otot jantung sekaligus meningkatkan sirkulasi darah. Aktivitas ini juga berkontribusi menurunkan tekanan darah dan mengurangi risiko penyakit jantung apabila dilakukan secara rutin.
2. Membantu mengontrol berat badan
Mengutip laman Centers for Disease Control and Prevention (CDC), saat joging, tubuh membakar kalori sehingga membantu menciptakan keseimbangan energi. Jika dikombinasikan dengan pola makan sehat, kebiasaan ini dapat membantu menjaga berat badan tetap ideal.
3. Meningkatkan kesehatan mental
Selain bermanfaat bagi fisik, menurut World Health Organization (WHO), joging juga dapat memperbaiki suasana hati. Aktivitas ini merangsang pelepasan endorfin yang dikenal sebagai hormon yang membantu mengurangi stres dan meningkatkan rasa bahagia.
4. Membuat tulang dan otot lebih kuat
Joging termasuk latihan yang memberikan beban alami pada tulang.
Dalam laman National Health Service (NHS) Inggris dijelaskan dengan intensitas yang tepat, joging membantu menjaga kepadatan tulang sekaligus memperkuat otot kaki dan inti tubuh.
5. Meningkatkan kualitas tidur
Mengutip laman kesehatan Mayo Clinic menjelaskan berolahraga secara teratur, termasuk joging, diketahui dapat membantu seseorang tidur lebih nyenyak. Aktivitas fisik juga mendukung ritme tidur yang lebih teratur.
6. Menurunkan risiko penyakit kronis
WHO pada laman resminya menerangkan orang yang aktif bergerak memiliki risiko lebih rendah mengalami diabetes tipe 2, stroke, hingga beberapa jenis kanker dibandingkan mereka yang kurang aktif.
7. Meningkatkan daya tahan tubuh
Mengutip Harvard T.H. Chan School of Public Health, joging rutin dengan intensitas sedang dapat membantu menjaga fungsi sistem imun sehingga tubuh lebih siap menghadapi berbagai infeksi.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan orang dewasa melakukan aktivitas fisik intensitas sedang selama 150–300 menit setiap minggu, atau sekitar 30 menit selama lima hari dalam sepekan.
Joging dengan intensitas ringan hingga sedang dapat menjadi salah satu cara mudah untuk memenuhi rekomendasi tersebut.
Meski demikian, bagi pemula disarankan memulai secara bertahap, misalnya 15–20 menit per sesi, kemudian meningkatkan durasi sesuai kemampuan tubuh.




