HARIAN.FAJAR.CO.ID, MIAMI—Setelah Korea Selatan, wakil Asia lainnya, Iran kini berharap-harap cemas menantikan nasib mereka di Piala Dunia 2026.
Dalam satu setengah jam ke depan, mereka akan mengetahui nasib; lolos ke babak 32 besar atau pulang.
Saat ini, sedang berlangsung pertandingan antara Austria dan Aljazair di Grup J.
Kedua negara sama-sama mengoleksi poin 3 dan hasil imbang akan meloloskan keduanya ke babak 32 besar sebagai runner up dan tim peringkat terbaik terakhir.
Situasi inilah yang membuat Iran akan menunggu dengan harap-harap cemas. Pasalnya, Austria dan Aljazair bisa saja mencoba main aman.
Istilah kasarnya, mereka sangat mungkin “main mata” untuk bisa sama-sama lolos ke babak sistem gugur.
Kondisi sama sebelumnya terjadi di Grup D ketika Australia dan Paraguay bertemu di laga terakhir. Hasil imbang meloloskan kedua negara itu.
Iran kini perlu berdoa dan berharap satu gol akan tercipta di Arrowhead Stadium, Kansas City yang mengantar mereka ke babak 32 besar dan menghadirkan kebahagian bagi rakyat Iran di tengah masalah dengan Amerika Serikat yang terus berlanjut.
Iran, Austria, dan Aljazair saat ini sama-sama mengoleksi poin 3. Di klasemen tim peringkat ketiga, Iran ada di posisi 8 atau batas akhir tim yang lolos dengan selisih gol 0. Aljazair di posisi 10 dengan selisih gol -2. Sementara Austria yang untuk sementara di posisi kedua Grup J punya selisih gol 0. (amr)





