Jakarta (ANTARA) - Sejumlah berita unggulan akhir pekan untuk disimak, Kementerian Pertahanan ungkap alasan manajer koperasi merah putih harus ikut latsarmil hingga Kemenhan sampaikan dukacita atas meninggalnya lima peserta SPPI. Berikut berita-berita tersebut:
1. Kemenhan ungkap alasan manajer koperasi merah putih harus ikut latsarmil
Kementerian Pertahanan menjelaskan alasan para calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) perlu mengikuti latihan dasar militer (latsarmil).
Menurut Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Pertahanan Mayjen TNI Ketut Gede Wetan Pastia, latsarmil diberlakukan agar para calon manajer memiliki jiwa disiplin yang tinggi dan kuat bekerja di bawah tekanan. Baca selengkapnya di sini
2. Perputaran ekonomi saat puncak HUT DKI di Bundaran HI capai Rp2 triliun
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengungkapkan perputaran ekonomi di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, mencapai Rp2 triliun saat malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 DKI Jakarta. Baca selengkapnya di sini
3. Pemerintah pastikan jaringan kereta logistik Kalimantan tak pakai APBN
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan pembangunan jaringan kereta logistik di Pulau Kalimantan tidak akan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), dan sebaliknya akan ditawarkan kepada investor swasta melalui skema investasi non-APBN. Baca selengkapnya di sini
4. Kemenhan lakukan mitigasi agar peserta latsarmil aman saat pendidikan
Kementerian Pertahanan melakukan langkah mitigasi agar peserta latihan dasar kemiliteran (latsarmil) calon manajer Koperasi Merah Putih tidak jatuh sakit dan meninggal saat pendidikan.
Salah satu langkah yang dilakukan yakni melakukan pemeriksaan kesehatan lanjutan kepada seluruh peserta latsarmil. Baca selengkapnya di sini
5. Kemenhan sampaikan duka cita atas meninggalnya lima peserta SPPI
Kementerian Pertahanan menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya lima peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) 2026 yang sedang mengikuti Latihan Bela Negara dan Manajerial.
Pernyataan itu disampaikan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemenhan Mayjen TNI Ketut Gede Wetan Pastia saat jumpa pers di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Sabtu. Baca selengkapnya di sini
1. Kemenhan ungkap alasan manajer koperasi merah putih harus ikut latsarmil
Kementerian Pertahanan menjelaskan alasan para calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) perlu mengikuti latihan dasar militer (latsarmil).
Menurut Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Pertahanan Mayjen TNI Ketut Gede Wetan Pastia, latsarmil diberlakukan agar para calon manajer memiliki jiwa disiplin yang tinggi dan kuat bekerja di bawah tekanan. Baca selengkapnya di sini
2. Perputaran ekonomi saat puncak HUT DKI di Bundaran HI capai Rp2 triliun
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengungkapkan perputaran ekonomi di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, mencapai Rp2 triliun saat malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 DKI Jakarta. Baca selengkapnya di sini
3. Pemerintah pastikan jaringan kereta logistik Kalimantan tak pakai APBN
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan pembangunan jaringan kereta logistik di Pulau Kalimantan tidak akan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), dan sebaliknya akan ditawarkan kepada investor swasta melalui skema investasi non-APBN. Baca selengkapnya di sini
4. Kemenhan lakukan mitigasi agar peserta latsarmil aman saat pendidikan
Kementerian Pertahanan melakukan langkah mitigasi agar peserta latihan dasar kemiliteran (latsarmil) calon manajer Koperasi Merah Putih tidak jatuh sakit dan meninggal saat pendidikan.
Salah satu langkah yang dilakukan yakni melakukan pemeriksaan kesehatan lanjutan kepada seluruh peserta latsarmil. Baca selengkapnya di sini
5. Kemenhan sampaikan duka cita atas meninggalnya lima peserta SPPI
Kementerian Pertahanan menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya lima peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) 2026 yang sedang mengikuti Latihan Bela Negara dan Manajerial.
Pernyataan itu disampaikan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemenhan Mayjen TNI Ketut Gede Wetan Pastia saat jumpa pers di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Sabtu. Baca selengkapnya di sini





