Pantau - Beredar sejumlah klaim yang menyebut pemerintah Amerika Serikat meminta OpenAI membatasi peredaran produk AI terbaru yang disebut GPT-5.6 serta membatasi aksesnya hanya kepada mitra tertentu, namun informasi tersebut belum dapat diverifikasi dari pengumuman resmi OpenAI maupun otoritas pemerintah Amerika Serikat.
Klaim tersebut juga menyebut Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan perintah eksekutif yang mewajibkan perusahaan kecerdasan buatan melaporkan model AI paling canggih kepada pemerintah sebelum dirilis.
Sejumlah Klaim Belum Didukung Pengumuman ResmiDalam informasi yang beredar disebutkan GPT-5.6 terdiri atas tiga model bernama Sol, Terra, dan Luna, serta pemerintah Amerika Serikat melarang peluncuran ketiga model tersebut.
Klaim tersebut juga menyebut OpenAI menyatakan keberatan terhadap kebijakan itu, tetapi tetap mematuhinya, serta mengaitkannya dengan pembatasan terhadap model AI lain milik Anthropic.
Selain itu, disebutkan mantan penasihat AI Gedung Putih Dean Ball menilai kebijakan tersebut berpotensi menunda peluncuran model AI, memengaruhi investasi, dan berdampak pada persaingan teknologi global.
Informasi Perlu Menunggu Konfirmasi ResmiHingga saat ini, tidak terdapat pengumuman resmi yang dapat memverifikasi klaim mengenai keberadaan GPT-5.6, model Sol, Terra, dan Luna, maupun adanya larangan peluncuran model tersebut oleh pemerintah Amerika Serikat.
Informasi terkait kebijakan pemerintah maupun peluncuran model AI terbaru sebaiknya merujuk pada pernyataan resmi dari OpenAI, pemerintah Amerika Serikat, atau sumber otoritatif lainnya.




