Presiden ingatkan perguruan tinggi adalah tempat adu gagasan

antaranews.com
8 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto mengingatkan bahwa perguruan tinggi adalah tempat untuk beradu gagasan yang menjadi salah satu bentuk kebebasan akademis, bukanlah tempat pertentangan.

Dalam penutupan Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) di Jakarta pada Minggu, Presiden Prabowo mengatakan, sebagai sebuah kapal besar bernama Indonesia, membutuhkan seluruh potensinya bersatu untuk mengeluarkan pemikiran dan inisiatif untuk kemajuan bangsa.

"Saya kemarin sampaikan, kita berbeda pandangan, tidak ada masalah. Universitas adalah tempat di mana gagasan-gagasan diadu. Adu gagasan, adu pandangan, adu filosofi, adu inovasi. Di situlah disebut bahwa kampus punya academic freedom, kebebasan akademis,” katanya.

Baca juga: Tutup Sarasehan Kebangsaan, Prabowo terima usulan dari akademisi

"Bukan kebebasan yang lain-lain. Apalagi kampus menjadi tempat pemikiran atau tempat katakanlah pertentangan," kata Presiden menambahkan.

Dia meminta agar perguruan tinggi tetap aktif mengabdikan diri untuk menggeluti bidang sains dan teknologi yang dapat memberikan manfaat kepada masyarakat umum.

Dedikasi itu penting mengingat uang rakyat ikut berkontribusi dalam perkembangan perguruan tinggi di Indonesia, tidak hanya untuk universitas yang dikelola oleh pemerintah tapi juga swasta.

Presiden mengingatkan bahwa pihak swasta juga mendapat sejumlah bantuan yang berasal dari pajak masyarakat, termasuk subsidi listrik dan bahan bakar minyak (BBM).

Baca juga: Revolusi pertanian nasional dari petak sawah Gorontalo

Dalam kesempatan itu, Presiden juga menerima sejumlah masukan dan usulan dari guru besar, rektor, dosen, peneliti dan perwakilan perguruan tinggi yang mengikuti acara tersebut.

Prabowo memastikan setiap usulan yang diterima akan diperhatikan serta yang dianggapnya baik akan ditindaklanjuti. Dia juga berkelakar tidak hanya mendengarkan saran dan masukan dari para guru besar dan profesor, tapi juga dari anak-anak di desa yang disampaikan lewat media sosial.

Beberapa masukan yang sudah diterima oleh Presiden termasuk beasiswa doktor untuk dosen dari perguruan tinggi negeri maupun swasta, alokasi laba Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk pendanaan riset dan inovasi, kerja sama kampus Indonesia dengan institusi di luar negeri, serta strategi pengolahan bahan baku menjadi produk akhir.

"Sepintas saya baca tadi, saya dengar banyak usul yang sangat baik. Sangat masuk akal dan akan segera kita tindak lanjuti," demikian Prabowo Subianto.

Baca juga: Prabowo ingatkan teknologi tak selalu positif, contohkan nuklir dan AI


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bocah Korban Gempa Dahsyat Venezuela Selamat Usai 3 Hari Tertimbun Reruntuhan
• 8 jam laludetik.com
thumb
Anggota DPR Desak Investigasi Menyeluruh atas Kematian 5 Calon Manajer Kopdes Saat Latsarmil
• 4 jam lalukompas.com
thumb
Ini Cara Nonton TV di Laptop Gratis, Bisa Online atau Tanpa Internet
• 3 jam lalumedcom.id
thumb
Peningkatan PAD Jember Jangan Tergantung Pajak dan Retribusi
• 22 jam laluberitajatim.com
thumb
Anak PNS di Gunungkidul Terdeteksi Daftar SPMB Jalur Afirmasi
• 18 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.