JAKARTA, KOMPAS.TV - Presiden Prabowo Subianto memastikan terbuka terbuka dengan segala usulan yang muncul dari seluruh lapisan masyarakat.
Hal itu disampaikan Kepala Negara dalam pidatonya di acara penutupan Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) Tahun 2026, yang digelar di Jakarta, Minggu (28/6/2026).
Mulanya, Prabowo mengaku dirinya terus memantau jalannya sarasehan yang dilakukan hingga Sabtu (27/6) malam tersebut.
Baca Juga: Mensesneg Ungkap Maksud Presiden Prabowo Katakan Tidak Pernah Ganggu Pemimpin Terpilih
"Secara garis besar saya mengikuti bahwa suasana berada dalam suasana positif, suasana tukar menukar keterangan pandangan, dan memang inilah keyakinan saya, keinginan saya bahwa semua potensi seluruh bangsa harus bersatu, harus mengeluarkan segala pemikiran, inisiatif untuk kebaikan kita bersama," ucapnya.
Lebih lanjut ia mengaku telah menerima daftar usulan hingga pertanyaan dari para akademisi dan profesor dalam forum tersebut, dan memastikan bakal diperhatikan dengan seksama.
"Saya terima daftar usulan dan daftar pertanyaan yang tadi disampaikan, cukup banyak. Saya janji, satu-satu akan saya perhatikan," ujarnya dipantau dari Breaking News KompasTV.
Prabowo kemudian menekankan, tidak hanya usulan yang muncul dari kalangan akademisi, dirinya juga terbuka terhadap berbagai aspirasi dan masukan dari seluruh lapisan masyarakat.
“Jangankan usul dari profesor, usul dari anak di desa yang sampai langsung ke saya lewat TikTok atau lewat, saya segera tindak lanjut,” ucapnya.
Mengingat, menurutnya setiap persoalan harus dihadapi secara terbuka dan dicarikan jalan keluarnya.
Penulis : Isnaya Helmi Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- prabowo subianto
- presiden prabowo
- Sarasehan Kebangsaan KSTI
- masukan publik
- tiktok





