Grup Bakrie dan Barito Jadi Saham Konglo Paling Terpukul Sepekan

idxchannel.com
8 jam lalu
Cover Berita

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan sepanjang pekan perdagangan terakhir.

Grup Bakrie dan Barito Jadi Saham Konglo Paling Terpukul Sepekan. (Foto: Magnific)

IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan sepanjang pekan perdagangan terakhir.

Indeks acuan Bursa Efek Indonesia (BEI) berakhir di level 5.896,13 atau turun 1,72 persen pada perdagangan Jumat (26/6/2026).

Baca Juga:
Harga Komoditas Turun usai MoU AS-Iran, dari Minyak hingga Pupuk

Dalam sepekan, IHSG tercatat terkoreksi tajam 4,55 persen.

Tekanan pasar juga tercermin dari aktivitas investor asing yang membukukan jual bersih (net sell) sebesar Rp3,19 triliun di pasar reguler sepanjang pekan perdagangan tersebut.

Baca Juga:
Prediksi IHSG pada Perdagangan Besok, Rawan Lanjutkan Koreksi

Di tengah koreksi pasar, saham-saham Grup Bakrie dan Grup Barito Pacific milik Prajogo Pangestu menjadi kelompok saham konglomerasi yang mengalami tekanan paling dalam.

Seluruh saham dalam dua grup tersebut bergerak di zona merah, dengan sejumlah emiten mencatat penurunan lebih dari 20 persen dalam sepekan.

Baca Juga:
Harga Emas Dunia Melemah 4 Pekan Beruntun

Dari Grup Bakrie, penurunan terdalam terjadi pada PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG). Saham emiten minyak dan gas tersebut jatuh 25,45 persen dalam sepekan ke level Rp1.040 per unit. Disusul PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) yang terkoreksi 24,55 persen menjadi Rp498 per unit.

Tekanan juga melanda PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) yang melemah 21,21 persen ke Rp520 per unit. Selanjutnya, PT Darma Henwa Tbk (DEWA) turun 16,85 persen menjadi Rp306 per unit, sementara PT Bumi Resources Tbk (BUMI) terkoreksi 16,07 persen ke Rp141 per unit.

Saham Grup Bakrie lainnya, PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR), juga mencatat penurunan 15,45 persen menjadi Rp93 per unit.

Sementara dari Grup Barito Pacific, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) mencatat koreksi 16,91 persen ke Rp565 per unit.

Saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) turun 13,82 persen menjadi Rp1.465 per unit, sedangkan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) melemah 12,86 persen ke Rp1.795 per unit.

Tidak ketinggalan, PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) terkoreksi 13,67 persen ke Rp600 per saham. (Aldo Fernando)

Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Megawati Soekarnoputri Pimpin Penutupan Bulan Bung Karno 2026 di Sanur
• 3 jam lalupantau.com
thumb
Pramono Bangga Peringkat Jakarta Lampaui Washington DC dan Abu Dhabi
• 21 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pertamina NRE Raup Dividen dari Investasi di CREC Filipina
• 23 jam laluidxchannel.com
thumb
Tiga Eks Polisi Bangladesh Dijatuhi Hukuman Mati Terkait Pemberontakan 2024
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Penasihat Presiden Ungkap 4 Pemicu PHK Kembali Marak di RI
• 7 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.