Harga CPO Melemah Sepekan, Tertekan Harga Minyak dan Aksi Ambil Untung

idxchannel.com
5 jam lalu
Cover Berita

Harga minyak sawit mentah (CPO) mencatat kerugian mingguan akibat tekanan dari penurunan harga minyak mentah yang berlanjut.

Harga CPO Melemah Sepekan, Tertekan Harga Minyak dan Aksi Ambil Untung. (Foto: Magnific)

IDXChannel - Harga minyak sawit mentah (CPO) mencatat kerugian mingguan akibat tekanan dari penurunan harga minyak mentah yang berlanjut serta aksi ambil untung di tengah lemahnya permintaan ekspor.

Kontrak minyak sawit acuan untuk pengiriman September di Bursa Malaysia Derivatives Exchange (FCPOc3) turun 1,72 persen sepanjang pekan ini.

Baca Juga:
Evaluasi Besar-besaran, Prabowo Ingin Pangkas BUMN dari 1.000 Menjadi 300

Pada perdagangan Jumat, kontrak tersebut naik tipis 0,2 persen menjadi 4.566 ringgit Malaysia per metrik ton saat penutupan.

Kontrak minyak kedelai paling aktif di bursa Dalian naik 1,15 persen pada hari yang sama, sementara kontrak minyak sawit menguat 1,83 persen. Sebaliknya, harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade turun 1,04 persen.

Baca Juga:
Grup Bakrie dan Barito Jadi Saham Konglo Paling Terpukul Sepekan

Harga minyak sawit bergerak mengikuti pergerakan harga minyak nabati pesaingnya karena komoditas tersebut bersaing untuk mendapatkan pangsa pasar di industri minyak nabati global.

Harga minyak mentah anjlok lebih dari 3 persen pada Jumat dan berada di jalur penurunan mingguan yang tajam.

Baca Juga:
Harga Komoditas Turun usai MoU AS-Iran, dari Minyak hingga Pupuk

Pelemahan terjadi setelah kekhawatiran terhadap gangguan pasokan mereda karena semakin banyak kapal tanker minyak yang sebelumnya tertahan mulai keluar dari Selat Hormuz, meski sebuah kapal kargo terkena serangan di dekat Oman pada Kamis.

Penurunan harga minyak mentah berjangka membuat minyak sawit menjadi kurang menarik sebagai bahan baku biodiesel.

"Tidak adanya permintaan baru, melemahnya harga energi, penurunan harga minyak kedelai berjangka, serta belum adanya kejelasan terkait alokasi B50 memicu aksi ambil untung pada kontrak berjangka CPO," kata Kepala Riset broker minyak nabati Sunvin Group yang berbasis di Mumbai, Anilkumar Bagani, dikutip Reuters.

Indonesia telah menerbitkan regulasi untuk menerapkan kebijakan biodiesel B50 mulai 1 Juli, dengan masa transisi selama tiga bulan bagi pengecer untuk menghabiskan stok yang sudah ada, menurut pejabat senior Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada Kamis.

Kenaikan ekspor produk minyak sawit Malaysia turut membatasi penurunan harga CPO sepanjang pekan ini.

Berdasarkan data perusahaan inspeksi independen AmSpec Agri Malaysia, ekspor produk minyak sawit Malaysia untuk periode 1-25 Juni meningkat 11,1 persen.

Sementara itu, lembaga survei kargo Intertek Testing Services mencatat kenaikan ekspor sebesar 10,6 persen. (Aldo Fernando)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
5 Drakor Seru yang Dibintangi Sooyoung SNSD, dari Romantis hingga Misteri
• 6 jam lalubeautynesia.id
thumb
Prabowo Agendakan Rapat Bulanan dengan Rektor dan Dosen Demi Kemajuan Indonesia
• 4 jam laludisway.id
thumb
Bidik 460 Ribu Tentara, Jerman Malah Hanya Dapat 530 Relawan, Siap Hadapi Rusia?
• 12 jam lalurepublika.co.id
thumb
Wahana Zona Cakar Gembira Loka, Daya Tarik Baru Wisata Jogja-Gaya Hidup
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Gak Lulus S1? Viral Riwayat Pendidikan Asisten Raffi Ahmad yang Jadi Komisaris Krakatau Posco
• 11 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.