Mensesneg Ungkap Presiden Tambah Anggaran Riset Rp4 Triliun, Roadmap Peningkatan Sudah Siap

idxchannel.com
4 jam lalu
Cover Berita

Penambahan anggaran riset itu pun telah ditindaklanjuti oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi bersama dengan Bappenas dan BRIN.

Mensesneg Ungkap Presiden Tambah Anggaran Riset Rp4 Triliun, Roadmap Peningkatan Sudah Siap

IDXChannel—Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menambah anggaran riset hingga Rp4 triliun.

Hal itu diungkapkan Prasetyo usai mendampingi Presiden Prabowo menghadiri Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) Tahun 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, pada Minggu (28/6/2026).

Baca Juga:
Prabowo Janji Tindaklanjuti Usulan Penambahan Beasiswa untuk Dosen

“Sudah dong (ditambah anggaran riset), kan di pertemuan yang sebelumnya waktu di Istana, beliau (Presiden Prabowo) sudah juga memberikan petunjuk untuk menambah anggaran riset kita kan, sampai di angka Rp4 triliun,” ungkap Prasetyo.

Bahkan, kata Prasetyo, penambahan anggaran riset itu pun telah ditindaklanjuti oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi bersama dengan Bappenas dan BRIN.

Baca Juga:
Prabowo: Jangankan Usulan Profesor, Usulan Anak di Desa Lewat TikTok Saya Tindaklanjuti

“Nah, kemudian kita tindaklanjuti bersama-sama dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi bersama dengan Bappenas dan BRIN, yang sekarang dipimpin oleh Prof. Arif Satria, mantan rektor IPB, untuk menyatukan semua riset kita,” ujarnya.

Prasetyo pun mengatakan bahwa peta jalan sudah ada dalam rangka mendorong peningkatan riset nasional. 

Baca Juga:
Evaluasi Besar-besaran, Prabowo Ingin Pangkas BUMN dari 1.000 Menjadi 300

“Peta jalan riset seperti tadi, bukunya juga sudah dihasilkan, yang intinya adalah riset-riset yang sekarang kita jalankan, semua harus dalam satu grand design.”

Lebih lanjut, Prasetyo membeberkan bahwa riset-riset yang dijalankan diharapkan bisa langsung memberikan dampak untuk menyelesaikan masalah seperti penanganan sampah hingga peralihan penggunaan Liquefied Petroleum Gas (LPG) ke Compressed Natural Gas (CNG) untuk menekan angka impor dan beban subsidi energi nasional.

“Misalnya contoh riset tentang sampah, waste to energy, kemudian peralihan kalau dari LPG menuju ke nanti menuju ke CNG. Nah, riset-riset yang langsung-langsung berdampak pada menyelesaikan masalah-masalah yang kita hadapi,” paparnya.


(Nadya Kurnia)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polisi Tetapkan Empat Orang Sebagai Tersangka dalam Aksi Demo di Grahadi
• 7 menit lalusuarasurabaya.net
thumb
SIEXPO 2026 perkuat UMKM dan koperasi petani sawit
• 1 jam laluantaranews.com
thumb
Cannavaro sebut Uzbekistan petik banyak pelajaran di Piala Dunia 2026
• 8 jam laluantaranews.com
thumb
Awas, Mobil Rusak Akibat Melanggar Lalu Lintas Tak Ditanggung Asuransi
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Misteri Penyebab Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di Beijing
• 22 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.