Jakarta, VIVA – Honda Accord Maestro menjadi salah satu sedan Jepang yang masih memiliki banyak penggemar di Indonesia. Meski usianya sudah lebih dari 30 tahun, model ini tetap diburu karena dikenal nyaman dikendarai, memiliki mesin bertenaga, serta desain yang masih terlihat elegan hingga sekarang.
Accord Maestro merupakan Honda Accord generasi keempat yang dipasarkan di Indonesia pada periode 1990 hingga 1993. Saat itu mobil ini dijual melalui PT Prospect Motor, sebelum terbentuknya PT Honda Prospect Motor, dan menjadi penerus Accord Prestige yang lebih dulu hadir di Tanah Air.
Pada awal peluncurannya, Honda menawarkan Accord Maestro dengan mesin 2.000 cc SOHC 16 katup berkode F20Z yang masih menggunakan karburator. Memasuki 1992, Honda menghadirkan penyegaran dengan mesin berkode F20A8 yang sudah mengusung teknologi injeksi PGM-FI sehingga tenaga meningkat dari sekitar 115 daya kuda menjadi 145 daya kuda.
Selain pilihan transmisi manual lima percepatan, Accord Maestro juga tersedia dengan transmisi otomatis empat percepatan. Pada masanya, sedan ini dikenal sebagai salah satu mobil premium Jepang yang menawarkan kenyamanan berkendara, kabin lega, serta suspensi yang empuk sehingga menjadi favorit kalangan profesional dan pengusaha.
Honda juga sempat menghadirkan Accord Maestro 4WS (Four-Wheel Steering) dalam jumlah terbatas. Varian tersebut didatangkan langsung dari Jepang dan kini menjadi salah satu versi yang paling langka sekaligus banyak diburu kolektor karena roda belakang dapat ikut berbelok saat kecepatan rendah untuk memudahkan manuver.
Kini, harga bekas Honda Accord Maestro sudah jauh lebih terjangkau. Berdasarkan pantauan VIVA Otomotif di sejumlah platform jual beli mobil bekas, Minggu 28 Juni 2026, unit keluaran 1990 hingga 1993 ditawarkan mulai sekitar Rp25 juta untuk kondisi yang memerlukan perhatian, sementara unit dengan kondisi baik umumnya berada di kisaran Rp35 juta hingga Rp60 jutaan.
Sementara itu, Accord Maestro yang masih orisinal, memiliki riwayat perawatan baik, serta menggunakan mesin injeksi PGM-FI bisa dihargai di atas Rp60 juta. Bahkan beberapa unit koleksi dengan kondisi sangat istimewa kerap dipasarkan mendekati Rp70 juta atau lebih.





