Prabowo Tegaskan Berani Akui Kesulitan dan Cari Solusi Jadi Kunci Negara Sukses

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Presiden Prabowo Subianto menegaskan, keberhasilan sebuah negara bukan ditentukan oleh kemampuannya menghindari persoalan. Tetapi ditegaskan keberanian menghadapi dan menyelesaikan setiap kesulitan dan tantangan.

Prabowo menekankan pentingnya budaya terbuka terhadap kritik, masukan, serta upaya mencari solusi secara bersama-sama. Menurutnya, setiap kesulitan harus dihadapi dengan keberanian, bukan dihindari atau ditutupi. Oleh karena itu, pemerintah harus berani mengakui kekurangan dan bekerja keras mencari jalan keluar

Baca Juga :
Prabowo Minta Akademisi Bantu Cari Solusi Selesaikan Masalah Bangsa
Ingin Lebih Sering Ketemu Profesor & Rektor untuk Dengar Masukan, Prabowo: Kalau Perlu Tiap Bulan

"Karena saya berkeyakinan bahwa kesulitan itu harus dihadapi. Kesulitan harus dihadapi, dan kita harus berani menghadapi kesulitan, berani mengakui kesulitan, dan bekerja keras mencari solusi terhadap kesulitan," kata Prabowo dalam penutupan Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia di Jakarta Minggu.

Prabowo menegaskan kepada para rektor dan akademisi setiap usulan yang diterima pemerintah akan dipelajari dan ditindaklanjuti sebagai bagian dari upaya memperbaiki tata kelola pemerintahan.

"Saya terima daftar usulan dan daftar pertanyaan yang tadi disampaikan cukup banyak. Saya janji satu per satu akan saya perhatikan," katanya melanjutkan.

Presiden mengatakan pandangan tersebut diperolehnya dari berbagai masukan yang diterima selama ini. Prabowo meyakini organisasi maupun negara yang berhasil adalah yang mampu mengenali persoalan secara jujur dan mengambil langkah untuk mengatasinya.

"Ini saya dapat dari banyak masukan. Organisasi, masyarakat, dan negara yang sukses adalah yang berani mengetahui, mencari kesulitan dan kekurangan, lalu mengatasinya," tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, Prabowo juga menegaskan pentingnya menjaga kebebasan akademik di lingkungan kampus. Ia menilai perbedaan pandangan merupakan hal yang wajar dalam dunia pendidikan tinggi selama diarahkan untuk melahirkan gagasan dan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Prabowo berharap perguruan tinggi terus berfokus mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dapat memberikan manfaat nyata bagi rakyat. Presiden juga mengingatkan bahwa seluruh ekosistem pendidikan, baik negeri maupun swasta, pada akhirnya memperoleh dukungan dari negara melalui berbagai bentuk subsidi.

"Biarlah kampus aktif menggeluti sains dan teknologi untuk memberi manfaat kepada rakyat yang membiayai kampus-kampus itu, yang membiayai semua lembaga pendidikan. Swasta berperan sangat penting, tapi swasta pun menikmati uang rakyat dari subsidi listrik, subsidi BBM, dengan segala upaya yang kita lakukan. Jadi saudara, ini adalah bernegara," tuturnya. (Ant)

Baca Juga :
Pelatnas Jangka Panjang Jadi Angin Segar, PB IPSI Yakin Pencak Silat Kian Mendunia
Menhub Dudy: Potongan Komisi 8 Persen Ojol Berlaku 1 Juli 2026
FPIR: Kita Harus Bisa Jaga Solidaritas Nasional Pemerintahan Prabowo-Gibran

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bukan Soal Raffi Ahmad, Raymond Chin Ungkap Risiko Utama IPO RANS
• 23 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
ATEEZ puncaki tangga lagu iTunes dunia dengan "GOLDEN HOUR:Part.5"
• 23 jam laluantaranews.com
thumb
Foto: Serunya Fun Run Bareng Teman kumparan x Bank Raya
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Harga Komoditas Turun usai MoU AS-Iran, dari Minyak hingga Pupuk
• 7 jam laluidxchannel.com
thumb
PANCASAKTI Run 2026 Usung Konsep Lari Sambil Menyelamatkan Bumi
• 4 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.