Grid.ID - Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi mendadak menyinggung soal pola aduh Taufik Hidayat. Ia menyebut tentang anak terlalu dibela dan menjadi manja.
Sosok Taufik Hidayat, terduga pelaku kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap YTR (29), wanita asal Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, disebut tidak pernah menunjukkan perilaku mencurigakan selama bekerja maupun saat berada di lingkungan tempat tinggalnya.
Terbaru, Dedi Mulyadi singgung soal pola asuh Taufik Hidayat. Gubernur Jabar menyebut anak yang terlalu dibela orang tua akan menjadi manja.
Dalam sebuah perbincangan yang diunggah di kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi pada Rabu (24/6/2026), Kusnaedi mengungkapkan bahwa Taufik sejak kecil dikenal sering terlibat perkelahian dan disebut kerap mendapatkan pembelaan dari orang tuanya, terutama sang ayah.
Menurut Dedi, kebiasaan membela anak meskipun melakukan kesalahan dapat berpengaruh terhadap pembentukan karakter hingga dewasa.
Dalam keterangan lain, Kusnaedi menyebut Taufik sudah dikenal sebagai anak yang cukup sering menimbulkan masalah sejak kecil. Saat terlibat pertikaian dengan teman maupun warga sekitar, orang tuanya disebut kerap turun tangan untuk membelanya.
"Kalau misal berantem sama tetangga, dibelain sama orangtuanya," kata Kusnaedi,
Mendengar penjelasan tersebut, Dedi kemudian menanyakan langsung kepada ayah Taufik, Tata, mengenai kedekatannya dengan sang anak.
"Kalau waktu kecil benar dia anak yang paling disayang?" tanya Dedi.
"Benar disayang," jawab Tata.
Dalam perbincangan itu, Dedi kembali bertanya alasan Tata begitu menyayangi Taufik dibanding anak-anaknya yang lain.
"Kenapa sayang banget sama Taufik Hidayat? Apa yang membuat bapak sayang banget sama dia?" tanya Dedi.
Tata kemudian menjawab bahwa Taufik merupakan anak laki-laki yang menurutnya paling tampan.
"Karena ganteng, beda dari yang lain," ujar Tata.
Dedi kemudian menanggapi pernyataan tersebut dengan kembali menegaskan bahwa Taufik dinilai sebagai sosok yang paling tampan di antara saudara laki-lakinya.
Dalam kesempatan yang sama, Tata membantah tudingan bahwa dirinya selalu membela Taufik setiap kali anaknya terlibat perkelahian. Namun, ia mengaku tetap memberikan maaf meski Taufik pernah dipukul menggunakan kayu hingga terjatuh saat sedang bekerja di sawah.
Menanggapi hal itu, Dedi menilai bahwa sikap memaafkan yang berulang-ulang dapat mencerminkan pola asuh yang cenderung terlalu memanjakan anak.
"Ya karena itu. Kalau sampai orangtua dipukul oleh anaknya pakai kayu dan orangtuanya memaafkan, itu cermin anaknya dimanja," kata Dedi.
Sebelumnya, Kusnaedi juga mengungkapkan bahwa Taufik telah memperlihatkan perilaku agresif sejak masa kecil. Ia dikenal sering terlibat perkelahian, ditakuti oleh teman-temannya, serta kerap membuat kegaduhan di lingkungan tempat tinggalnya.
Saat ini, Taufik Hidayat telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap YTR. Pihak kepolisian telah melakukan penangkapan, dan proses hukum terhadapnya masih terus berjalan. (*)
Artikel Asli




