Dinas Pendidikan Jawa Timur mengingatkan seluruh calon murid yang lolos dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk segera melakukan daftar ulang.
Aries Agung Paewai Kepala Dinas Pendidikan Jatim menyatakan, calon murid yang tidak melakukan daftar ulang maka kursi di sekolah yang telah dinyatakan diterima dalam SPMB 2026 akan kosong.
“Kursi yang tidak terisi akibat peserta mengundurkan diri akan dialihkan ke jalur pemenuhan kuota,” katanya, Minggu (28/6/2026).
Pendaftaran SPMB Jatim 2026 sendiri, menyisakan Tahap 4 atau Tahap terakhir yang akan dibuka pada 30 Juni sampai 1 Juli mendatang. Sebelumnya, pada SPMB Tahap 1 calon murid yang diterima ada sebanyak 54.056 murid dari 213.066 pendaftar.
Kemudian Tahap 2 ada sebanyak 70.691 murid diterima dari 138.820 pendaftar. Seeta Tahap 3 ada sebanyak 29.869 murid diterima dari 62.056 pendaftar.
Aries mengingatkan kepada calon murid baru yang akan mendaftar di tahap terakhir nanti untuk menyiapkan NISN, PIN, dan tanggal terbit Kartu Keluarga (KK) untuk masuk ke sistem.
Pada jalur tersebut, calon murid bisa memilih maksimal tiga konsentrasi keahlian, baik pada SMK yang sama maupun berbeda, dalam rayon maupun luar rayon.
Seleksi dilakukan berdasarkan nilai kemampuan akademik yang merupakan gabungan rerata nilai rapor semester 1 sampai 5 dengan bobot 60 persen dan rerata nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) dengan bobot 40 persen untuk lulusan 2026.
Sementara bagi lulusan sebelum 2026, komponen 40 persen berasal dari indeks sekolah asal. Penentuan kelulusan juga mempertimbangkan jarak domisili ke sekolah.
“Karena itu, kami mengimbau seluruh calon murid mempersiapkan dokumen dan mengikuti tahapan pendaftaran sesuai jadwal agar tidak kehilangan kesempatan,” pungkasnya. (ris/saf/rid)




