Pengamat Intelijen dan Keamanan soal Trump Ancam Lenyapkan Iran, Perang Skala Luas Mungkin Terjadi?

kompas.tv
2 jam lalu
Cover Berita

KOMPAS.TV - Baru damai dua minggu, AS dan Iran kembali saling serang.

Militer AS merilis video serangan udara yang menargetkan militer Iran di sekitar Selat Hormuz.

Siaran televisi Iran menyebut serangan AS menyasar daerah Desa Tahrouyi, wilayah Sirik, Iran.

Serangan menghantam 10 target militer Iran, mencakup infrastruktur pengawasan, sistem komunikasi, situs pertahanan udara, hingga fasilitas penyimpanan drone dan kapal ranjau.

AS mengklaim serangan itu merupakan konsekuensi atas pelanggaran perjanjian yang dilakukan Iran.

Trump menyebut Iran menyerang kapal dagang di Selat Hormuz menggunakan drone.

Trump bahkan mengancam akan melenyapkan Iran.

Melalui akun Truth Social-nya, Trump menulis pesawat AS baru saja menghantam lokasi penyimpanan rudal dan drone serta situs radar pesisir milik Iran karena mereka melanggar perjanjian gencatan senjata lagi.

"Sangat mungkin mereka tidak akan pernah belajar."

"Bisa jadi akan tiba saatnya kita tidak bisa lagi bersikap rasional dan terpaksa menyelesaikan secara militer tugas yang telah kita mulai dengan sangat sukses."

"Jika itu terjadi, Republik Islam Iran tidak akan ada lagi."

Iran tak tinggal diam dan melancarkan serangan balasan yang membidik fasilitas militer AS di Bahrain dan Kuwait.

Suara sirene meraung di Kuwait pada Minggu pagi setelah adanya laporan serangan drone dan rudal Iran.

Iran pun mengancam balik AS akan membatalkan perdamaian jika AS terus melanjutkan agresinya.

Saling klaim kendali Selat Hormuz antara Iran dan Amerika Serikat kembali memanas.

Iran bersikeras hanya mereka yang berhak menguasai Selat Hormuz. Padahal, masyarakat internasional telah lama menganggap Selat Hormuz sebagai jalur pelayaran internasional.

Dunia terus menanti asa damai AS-Iran tak kembali berujung perang sengit.

Situasi AS dan Iran kembali memanas. Kedua negara kembali saling serang. Bagaimana dengan kesepakatan damai kedua negara?

Kita bahas bersama Pengamat Intelijen dan Keamanan Universitas Indonesia, Stanislaus Riyanta.

Penulis : Shinta-Milenia

Sumber : Kompas TV

Tag
  • iran
  • as
  • perang iran
  • timur tengah
  • trump
  • as serang iran
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kalahkan Panama, Harry Kane Jadi Pencetak Gol Terbanyak Inggris di Piala Dunia
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kalapas Sebut Penempatan Sel Razman di Cipinang Sesuai UU dan SOP
• 9 jam laludetik.com
thumb
3 HP Murah di Kelas Rp1 Jutaan dengan RAM Gacor yang Cocok Dipakai Hingga Beberapa Tahun ke Depan
• 23 jam laluviva.co.id
thumb
Ramalan Keuangan Shio 29 Juni 2026: Awal Pekan Penuh Kejutan, Babi dan Naga Kebanjiran Rezeki
• 18 jam lalutvonenews.com
thumb
Sejarah Tanjung Verde & Hattrick Dembele Warnai Hari ke-16 Piala Dunia 2026
• 23 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.