Megawati Tutup Bulan Bung Karno 2026 di Bali, Hasto Kristiyanto & Koster Buka Suara

jpnn.com
2 jam lalu
Cover Berita

bali.jpnn.com, DENPASAR - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri memimpin langsung upacara penutupan Bulan Bung Karno 2026 di Bali Beach Convention Center, The Meru, Sanur, Denpasar, Minggu (28/6).

Acara ini menjadi puncak sekaligus penutup dari seluruh rangkaian peringatan yang telah berlangsung secara masif sepanjang Juni 2026.

BACA JUGA: Megawati Hadir di Penutupan Bulan Bung Karno, Koster Sentil Politik Marhaen

Rangkaian Bulan Bung Karno tahun ini sebelumnya resmi dibuka pada awal Juni 2026 di Museum Multatuli, Lebak, Banten, oleh Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto.

Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa peringatan ini merupakan momentum krusial untuk memperkuat kembali nilai-nilai Pancasila serta semangat perjuangan Sang Proklamator.

BACA JUGA: Bulan Bung Karno 2026 Diisi Berbagai Lomba Kreatif, Ini Kata Koster

"Pancasila bukan hanya ideologi bangsa, tetapi Pancasila juga harus membangun suatu tata dunia baru," ujar Hasto Kristiyanto.

Ia menambahkan, seluruh rangkaian kegiatan yang digelar sejak awal bulan sengaja dirancang untuk terus mendekatkan kader dengan akar sejarah perjuangan rakyat.

BACA JUGA: Koster Buka Bulan Bung Karno 2026, Ingatkan Jaga Jati Diri Bangsa

Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali Wayan Koster menegaskan bahwa rangkaian kegiatan yang berjalan sejak Maret hingga Juni 2026 ini mengusung tema "Setialah Kepada Sumbermu".

Agenda ini bukan sekadar seremonial, melainkan ruang nyata pendidikan ideologi, penguatan ekonomi kerakyatan, dan pelestarian budaya.

Koster menarik benang merah bahwa seluruh rangkaian acara ini merupakan wujud konkret dari Trisakti Bung Karno.

Berdaulat dalam politik, lewat penguatan karakter bangsa dan upacara ideologi.

Berdikari dalam ekonomi, lewat pemberdayaan produk lokal seperti kain Endek, kopi, dan arak Bali.

Berkepribadian dalam kebudayaan, lewat pelestarian bahasa, sastra, dan seni tradisional Bali.

"PDI Perjuangan bukan sekadar partai politik elektoral, melainkan partai ideologi, pelopor, gotong royong, dan rumah bagi kaum Marhaen.

Mari jadikan Bulan Bung Karno sebagai gerakan permanen untuk membumikan Pancasila dan merawat bumi pertiwi," tutur Koster. (lia/JPNN)


Redaktur & Reporter : Ali Mustofa


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kadiskopukmdag Minta Koperasi Desa Merah Putih Aceh Besar Lahirkan Inovasi Bisnis
• 22 jam lalurepublika.co.id
thumb
Korea Selatan Tamat, RD Kongo Amankan Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026 Setelah Kalahkan Uzbekistan 3-1
• 16 jam laluharianfajar
thumb
Andre Rosiade Puji Polri: Kepercayaan Publik 82,4 Persen Bukti Reformasi Jalan
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Timnas Voli Putra Indonesia Cetak Sejarah! Jumpa Korea Selatan di Final AVC Volleyball Cup 2026 Usai Taklukkan India
• 19 jam laluharianfajar
thumb
Ilmuwan Tiba-Tiba Peringatkan Ancaman Gempa Dahsyat di AS
• 9 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.