3 Pelaku Penyerangan Bom Molotov di Makassar Dibekuk Polisi

metrotvnews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Makassar: Sebanyak tiga pemuda ditangkap polisi usai menyerang rumah kontrakan yang dijadikan sekretariat organisasi daerah mahasiswa dengan menggunakan bom molotov pada Jumat dini hari, 26 Juni 2026, di BTN Minasa Upa, Kecamatan Rappocini, Makassar, Sulawesi Selatan.

"Tiga terduga pelaku sudah ditangkap di Jalan Rappocini, Lorong enam. Pelakunya insial SY 19 tahun, AM 22 tahun dan MR 23 tahun, mereka diketahui mahasiswa. Sementara ini motifnya balas dendam," kata Kanit Reskrim Polsek Rappocini Iptu Ali Jarras, Minggu, 28 Juni 2026, melansir Antara.

Penyerangan pelaku ini diduga kuat karena tersinggung saat pesta miras sebelumnya bersama korban diketahui pengurus organisasi daerah mahasiswa, sehingga rumah kontrakan tersebut menjadi sasaran melakukan perbuatan melanggar hukum.

Baca Juga :

Polisi Kantongi Identitas Pelempar Bom Molotov di Jakut
Namun, Ali belum merinci persoalan yang berkaitan antara pelaku dan korban. Namun penyidik terus mendalami motif sebenarnya, sebab apa yang dilakukan para pelaku ini membahayakan jiwa orang lain bila terjadi kebakaran.

"Kita masih menyelidiki secara mendalam serta mengejar pelaku lain yang identitasnya sudah diketahui untuk mengungkap secara tuntas penyebab penyerangan disertai perusakan rumah tersebut," tuturnya.

Usai penangkapan itu, polisi menyita sejumlah barang bukti serpihan botol bom molotov, dua buah parang, dua buah anak panah dan pelontarnya, empat unit ponsel, serta sisa tembakau sintetis.

"Turut diamankan alat hisap diduga digunakan untuk konsumsi narkoba dan alat kontrasepsi di tempat penangkapan. Barang bukti dan pelakunya kini berada di Polsek untuk diperiksa lebih lanjut," ungkap dia.

Ilustrasi. Foto: Medcom.id.

Dari keterangan saksi, kejadian itu pada Jumat pukul 03.00 Wita, terdengar suara ledakan dan suara kaca pecah. Suara itu membuat sejumlah penghuni rumah kontrakan yang rata-rata mahasiswa terbangun.

Saksi sempat melihat kobaran api di depan pintu rumah dan kaca jendela pecah usai dilempari batu. Terlihat sejumlah orang masih berada di luar rumah dengan membawa senjata tajam dan busur panah.

"Para pelakunya kabur setelah menyerang rumah itu. Salah seorang saksi melihat ada empat orang di luar pekarangan rumah dengan memegang senjata tajam. Pintu rumah rusak karena terbakar oleh bom molotov itu dan sempat pintu di dobrak," jelas dia. 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemendukbangga: Pentingnya peran ayah tak bisa digantikan oleh AI
• 11 jam laluantaranews.com
thumb
Makassar Perkuat Peran Bidan Lewat Jalan Sehat Memperingati HUT Ke-75 IBI dan International Day of the Midwife
• 5 jam laluharianfajar
thumb
Piala Dunia 2026: Daftar Tim di Babak 32 Besar dan Jadwal Pertandingannya
• 3 jam lalumedcom.id
thumb
Indonesia Juara AVC Men’s Cup 2026, Bekuk Korea Selatan Tiga Set Langsung
• 1 jam laluberitajatim.com
thumb
Serangan Iran Hancurkan Gedung di Bahrain, Tak Ada Korban Tewas
• 9 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.