Chery Tarik Ribuan Unit SUV Tiggo 8 Pro Max di Australia, Cacat Komponen Rem

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Produsen otomotif asal China, Chery, menarik kembali sebanyak 5.556 unit SUV Tiggo 8 Pro Max model tahun 2023 sampai 2026 di pasar Australia akibat adanya cacat produksi komponen yang berpotensi memicu kebocoran cairan rem dan menurunkan kinerja pengereman secara drastis.

Berdasarkan laporan media otomotif Drive, Minggu (28/6/2026) pemberitahuan penarikan kembali (recall) yang diajukan resmi kepada Departemen Infrastruktur Australia menyebutkan adanya kesalahan desain manufaktur yang dapat menyebabkan pipa rem bergesekan dengan ruang mesin sehingga menjadi rusak.

Gesekan konstan dalam jangka panjang dikhawatirkan mengikis dinding saluran hidrolik hingga memicu hilangnya tekanan minyak rem.

Kondisi yang demikian dapat menyebabkan kebocoran cairan rem, yang mengakibatkan penurunan kinerja pengereman. Penurunan kinerja pengereman dapat meningkatkan risiko kecelakaan, menyebabkan cedera atau kematian pada penumpang kendaraan dan pengguna jalan lainnya.

Dokumen keselamatan yang diterbitkan otoritas transportasi setempat mencakup unit berkode produksi dari tahun 2023 hingga 2026.

Merespons temuan ini, Chery Motors Australia Pty Ltd akan menyampaikan pemberitahuan tertulis kepada pemilik kendaraan yang terdampak serta meminta mereka menjadwalkan janji temu dengan dealer setempat.

Baca Juga

  • Chery Sasar Pasar SUV Premium, Tiggo 8 Dibekali Navigasi Autopilot
  • Daftar Mobil PHEV Terlaris Januari 2026, Chery Tiggo 8 CSH Juara
  • Adu Laris Mobil PHEV per Agustus 2025: Chery Tiggo 8 CSH Juara

Pihak manajemen memastikan diler resmi akan menyediakan layanan melakukan inspeksi kendaraan dan perbaikan tanpa biaya kepada pemilik kendaraan yang terdampak.

Kasus penarikan unit berskala besar ini bukan kali pertama terjadi pada portofolio bisnis global milik Chery, melainkan memperpanjang daftar hitam kendala mekanis serta perangkat lunak yang dihadapi perusahaan dalam beberapa tahun terakhir.

Pada Februari 2024, jenama asal Negeri Tirai Bambu ini terpaksa melakukan penarikan terhadap 5.901 unit SUV Omoda 5 (model 2022–2023) di Australia akibat cacat produksi pada baut pengikat sambungan pipa rem (brake pipe union).

Baut yang kurang kencang dari pabrik tersebut memicu risiko kebocoran minyak rem yang serupa dengan kendala Tiggo series saat ini.

Keandalan struktur kendaraan Chery kembali diguncang isu krusial pada Mei 2024 menyusul insiden patahnya sumbu roda belakang (rear axle) Omoda 5 saat dikendarai konsumen di Malaysia.

Investigasi forensik perusahaan mengonfirmasi adanya malafungsi pada sistem las otomatis vendor komponen yang membuat sasis menjadi sangat rapuh. Kasus ini memaksa Chery melakukan penggantian komponen sasis massal pada 600 unit di Malaysia dan 420 unit Omoda 5 varian 1.5T di Indonesia.

Menjelang akhir tahun 2024, penarikan kembali juga melanda 1.923 unit SUV kompak Tiggo 4 Pro di Australia.

Langkah ini dipicu oleh gangguan perangkat lunak (software glitch) yang menyebabkan sistem audio mobil gagal membunyikan suara peringatan keselamatan esensial, seperti pengingat sabuk pengaman dan indikator pintu terbuka. Rentetan insiden teknis di berbagai negara ini menjadi tantangan berat bagi lini manajemen Chery untuk membuktikan kualitas kendali mutu (quality control) produk mereka di pasar internasional.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bank Sulselbar Kembali Bersinar, Boyong Dua Penghargaan Banking Customer Experience 2026
• 23 jam laluterkini.id
thumb
Latsarmil Kopdes Merah Putih: 5 Peserta Meninggal, Kemenhan Lakukan Evaluasi
• 20 jam lalukompas.com
thumb
Ada Tiket Gratis HUT DKI, Antrean Pengunjung di Ancol Mengular
• 8 jam laludetik.com
thumb
ASN Bangkalan Tewas di Mobil: Pengacara Kantongi Identitas Pria Misterius
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
HUT ke-499 Jakarta, Ribuan Warga Padati CFD Sudirman-Thamrin Saksikan Karnaval Budaya
• 16 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.