Gubernur NTT: Festival Fulan Fehan jadi penggerak ekonomi perbatasan

antaranews.com
22 jam lalu
Cover Berita
Kupang (ANTARA) - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Melki Laka Lena menyatakan Festival Fulan Fehan telah berkembang menjadi ruang diplomasi budaya, promosi pariwisata, sekaligus penggerak ekonomi masyarakat di kawasan perbatasan Indonesia-Timor Leste.

“Kemarin ini saya menyaksikan sendiri bagaimana Savana Fulan Fehan berubah menjadi lautan manusia, budaya, dan persahabatan. Ini bukan sekadar pertunjukan, tetapi pesan bahwa budaya mampu menyatukan kita," kata Melki Laka Lena dalam keterangan yang diterima di Kupang, Minggu.

Festival yang digelar pada Sabtu (27/6) tersebut juga dihadiri Menteri Dalam Negeri sekaligus Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Muhammad Tito Karnavian.

Festival bertema "Dance for Friendship" itu menampilkan Tari Likurai Kolosal yang dibawakan ribuan penari dengan latar Savana Fulan Fehan dan Gunung Lakaan.

Kegiatan tersebut juga diikuti delegasi dari Timor Leste dan Australia sebagai simbol persahabatan serta kerja sama antarnegara.

Baca juga: Mendagri: Fulan Fehan perkuat diplomasi Indonesia--Timor Leste

Melki mengatakan Tari Likurai tidak hanya menampilkan keindahan seni, tetapi juga memperkenalkan sejarah, identitas, dan nilai persaudaraan masyarakat Pulau Timor kepada dunia.

"Di hamparan savana yang luar biasa ini, ribuan penari menghadirkan Tari Likurai Kolosal. Suara tifa, langkah kaki, dan gerakan penuh makna membawa cerita leluhur Pulau Timor ke mata dunia," ujarnya.

Menurut dia, kekuatan NTT tidak hanya terletak pada keindahan alam, tetapi juga pada kekayaan budaya yang tetap hidup dan diwariskan oleh masyarakat.

"NTT bukan hanya tentang alam yang indah. NTT adalah tentang budaya yang hidup, masyarakat yang ramah, dan tradisi yang mampu menghubungkan dunia," katanya.

Ia menilai Festival Fulan Fehan kini telah berkembang menjadi ajang bertaraf internasional karena mampu mempertemukan berbagai budaya serta memperkuat persaudaraan lintas daerah dan negara.

Baca juga: Mendagri nilai festival fulan fehan perkuat pariwisata Belu

Selain menjadi etalase budaya dan destinasi wisata, festival tersebut juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat melalui promosi produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), seperti tenun ikat, kuliner, kerajinan tangan, dan berbagai produk lokal lainnya.

Melki mengatakan Pemerintah Provinsi NTT berkomitmen mendukung Festival Fulan Fehan agar terus berkembang sebagai agenda internasional yang mampu meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah perbatasan.

"Saya sudah menyampaikan kepada Pak Menteri Dalam Negeri bahwa ke depan acara festival ini kami dukung penuh agar bisa lebih hebat lagi. Proficiat untuk Pemerintah Kabupaten Belu dan masyarakat Belu. Kami berkomitmen mendukung festival ini terus berjalan setiap tahun," katanya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Purbaya Injeksi Dana ke Himbara Lagi, BSI Perkuat Pembiayaan Produktif
• 7 jam lalubisnis.com
thumb
Alasan Pelaku Sekap Tiga Karyawan Percetakan: Tuduh Korban Curi Pelat Besi Rp230 Juta
• 4 jam laluokezone.com
thumb
Aljazair-Austria Seri, Sebuah Konspirasi untuk Menyingkirkan Iran dari Piala Dunia?
• 18 jam lalurepublika.co.id
thumb
Pagar Besi Monumen TD Pardede di Deli Serdang Hilang, Diganti Bambu
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Resmi Mundur Setelah Korea Selatan Gagal di Piala Dunia, Hwang Myung-bo Dapat Kritik Keras Usai Hanya Baca Prompt di Hadapan Media
• 18 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.