Bisa Kebakaran Lahan, BPBD Ingatkan Warga: Hati-hati Musim Kemarau di Indonesia

tvonenews.com
10 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com- Pesan penting untuk warga Indonesia, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul mengimbau siaga musim kemarau.

Ilustrasi Kemarau Panjang
Sumber :
  • Ilustrasi AI Gemini

Dalam keterangan, BPBD menyebut agar bisa masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau panjang. Sebab diprediksi terjadi pada tahun ini.

BPBD juga menilai kalau kebakaran banyak dipicu oleh faktor kelalaian manusia. Diharapkan bisa dicegah.

seperti kejadian kebakaran lahan di Kapanewon/Kecamatan Banguntapan Pundong, hingga kebakaran salah satu rumah warga akibat lilin penerangan saat pemadaman listrik di beberapa waktu yang lalu.

"Salah satu faktor kebakaran itu juga karena kelalaian manusia," katanya, dalam antara, Senin (29/6).

"Ketika memang terjadi pemadaman listrik, penyalaan lilin maupun lampu-lampu darurat untuk penerangan harus dalam kondisi diawasi dengan baik," jelas Mujahid

Sehubungan dengan musim kemarin ini, masyarakat juga perlu menjaga aktivitas di tengah musim kemarau.

Dia juga mengimbau agar masyarakat tidak membuang puntung rokok sembarangan. Tindakan itu, berpotensi memicu kebakaran apabila mengenai daun atau rerumputan yang mengering.

Jumlah kejadian kebakaran pada Mei 2026 terjadi di 19 titik yang tersebar di sejumlah wilayah di Kabupaten Bantul," kata Kepala Pelaksana BPBD Bantul Mujahid Amrudin, di Yogyakarta..

 

Perlu untuk diketahui, El Nino bertemu dengan siklus kemarau rutin, curah hujan akan merosot drastis. Kondisi tersebut meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta pencemaran debu halus yang dapat mengganggu kualitas udara.

Mengetahui El Nino dalam laman upk kemenkes disebut, bisa menyebabkan suhu kekeringan ekstrem bukan hanya soal kegerahan, tetapi juga ancaman nyata bagi fungsi organ tubuh. 

Merangkum dari protokol kesehatan Kemenkes RI, ada beberapa risiko utama yang harus diwaspadai dehidrasi berat.  

Maka bisa sebabkan kehilangan cairan tubuh secara cepat yang dapat menyebabkan kegagalan fungsi organ hingga pingsan secara tiba-tiba. Makanya penuhi harian minum anda. (klw)

    

 
 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemprov DKI Catat 194 Kelurahan di Jakarta Sudah Bebas Praktik Buang Air Besar Sembarangan
• 3 jam lalupantau.com
thumb
Kalender Hijriah Global 1448 H Muhammadiyah: Link Akses dan PDF
• 5 jam laludetik.com
thumb
MK Tolak Uji Materi Soal Kompolnas, Ini Alasannya
• 19 menit lalukatadata.co.id
thumb
Reaksi Raja Juli Antoni Usai Jokowi Beri Sinyal Keanggotaan PSI
• 20 jam lalutvonenews.com
thumb
Pengacara Sebut Pria Misterius di Kasus ASN Bangkalan Ditangkap, Ini Kata Polisi
• 7 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.