Raksasa Otomotif Jerman VW Berencana Pangkas Hingga 100 Ribu Pekerja, Terbesar dalam Sejarah

republika.co.id
15 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, WOLFSBURG -- Produsen kendaraan asal Jerman, Volkswagen (VW) sedang mempertimbangkan perombakan besar-besaran yang akan berpengaruh kepada setidaknya 100.000 pekerja di seluruh dunia. Diwartakan Carscoops, Jumat (26/6/2026) waktu setempat, VW telah menghabiskan beberapa tahun terakhir untuk memangkas biaya, tetapi upaya penghematan berikutnya dapat membuat langkah sebelumnya seperti mencoba mendapatkan bentuk usaha yang lebih ideal pada musim panas mendatang.

Strategi diduga mencakup penutupan pabrik, pengurangan pengeluaran investasi, pemangkasan administrasi besar-besaran, dan bahkan perubahan pada cara seluruh Grup Volkswagen diorganisasikan. Jika rencana diterapkan, maka akan menjadi salah satu perombakan paling signifikan dalam sejarah perusahaan yang berdiri pada 1937 itu.

Baca Juga
  • Ratusan Ribu Warga Saksikan Puncak Pesona Budaya Hoyak Tabuik 2026
  • Maybank Syariah Perkuat Akses Layanan Haji Terintegrasi Melalui Amanah Pro
  • Aljazair-Austria Seri, Sebuah Konspirasi untuk Menyingkirkan Iran dari Piala Dunia?

Berita ini pertama kali dilaporkan oleh Manager Magazin dan kemudian diliput oleh media lain, termasuk Reuters. Menurut laporan tersebut, CEO Oliver Blume dan CFO Arno Antlitz sedang mempertimbangkan langkah-langkah drastis untuk membuat perusahaan lebih ramping menyusul penurunan laba sebesar 44 persen pada tahun 2025 dan persaingan yang semakin ketat.

Salah satu klaim yang paling menarik perhatian adalah kemungkinan bahwa empat pabrik di Jerman pada akhirnya akan menghentikan produksi kendaraan sepenuhnya. Fasilitas yang dilaporkan berada di bawah tekanan adalah pabrik Volkswagen di Hanover, Emden, dan Zwickau, bersama dengan pabrik Audi di Neckarsulm.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Alih-alih penutupan langsung, produksi dilaporkan akan berakhir setelah program kendaraan saat ini mencapai akhir siklus hidupnya. Perombakan yang diusulkan dilaporkan tidak hanya berhenti pada sektor manufaktur, manajemen juga dikabarkan sedang menjajaki reorganisasi yang dapat memisahkan merek inti VW dan bisnis komponennya menjadi entitas yang berdiri sendiri.

Hingga kini VW belum mengonfirmasi detail yang menjadi buah bibir, namun seorang juru bicara perusahaan mengatakan kepada media bahwa diskusi sedang berlangsung melalui saluran tata kelola yang sesuai dan mengatakan bahwa “seluruh grup…harus menjalani perubahan yang luas” untuk tetap kompetitif.  

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Antara
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Indonesia Jadi Nomor Satu Pertumbuhan Orang Super Tajir Dunia pada 2026-2031
• 9 jam lalurepublika.co.id
thumb
Usia Bukan Penentu: Implementasi Kesiapan Emosional dalam Membangun Keluarga
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Komdigi Ungkap Spam Promosi Judi Online Naik 128 Selama Piala Dunia 2026
• 6 jam lalurctiplus.com
thumb
Jadwal Salat dan Buka Puasa di Kota Surabaya 29 Juni 2026
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
LPDP Kelola Dana Abadi Pendidikan Rp180,81 Triliun, Peminat Beasiswa Naik 33 Persen
• 1 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.