Lamongan (beritajatim.com) – Tuan rumah Lamongan menutup perjuangannya pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Biliar Jawa Timur 2026 dengan finis di peringkat kelima.
Pada ajang yang diikuti pebiliar dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur tersebut, Lamongan berhasil mengoleksi dua medali emas, satu medali perak, dan dua medali perunggu.
Medali emas diraih pasangan Latifatul Angelita Qolbi dan Wafir Risma Salsabila dari MA At Thoiriyah Kedungpring. Emas kedua dipersembahkan pasangan Rahmat Al Vallen Prasetya dari SMAN 1 Lamongan dan Zaki Sidqi Hasby dari SMPN 1 Lamongan pada nomor Snooker Six Red Double Putra.
Medali perak diraih pasangan Nuby Dwi Setya Mukti dari SMAN 3 Lamongan dan Ayunda Fitra Ramadhani dari SMPN 3 Lamongan pada nomor Double Mix Bola 8.
Sementara dua medali perunggu disumbangkan pasangan Evril Aurelia Rahmawati dan Keyla Geovany Felisya dari SMPN 3 Lamongan pada nomor Bola 8 Double Putri, serta Zaki Sidqi Hasby pada nomor Snooker Full Red Single.
Ketua POBSI Kabupaten Lamongan, Kartika Asianto Undoyoko, memgatakan capaian tersebut menjadi bukti perkembangan prestasi olahraga biliar di Lamongan.
Meski belum mampu menembus tiga besar, para atlet tuan rumah mampu bersaing dengan daerah-daerah yang selama ini dikenal sebagai kekuatan biliar di Jawa Timur.
“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada para atlit, pelatih dan pengurus atas prestasi ini. Berkat kerja keras dan kekompakan sehingga prestasi ini bisa dicapai,” katanya, Minggu (28/6/2026).
Ketua Panitia Pelaksana Kejurprov X Biliar Jatim, Sonny Ardianza, mengapresiasi perjuangan seluruh atlet yang telah menampilkan kemampuan terbaiknya selama kejuaraan berlangsung.
“Kejurprov ini menjadi ajang pembinaan dan pencarian bibit atlet muda Jawa Timur. Kami bersyukur pelaksanaan berjalan lancar dan Lamongan sebagai tuan rumah mampu menunjukkan prestasi yang membanggakan,” ujar Sonny.
Menurutnya, tingginya antusiasme peserta dari berbagai daerah menunjukkan olahraga biliar semakin diminati kalangan pelajar dan generasi muda.
“Harapan kami, Kejurprov ini dapat melahirkan atlet-atlet potensial yang nantinya mampu mengharumkan nama Jawa Timur di tingkat nasional,” katanya.
Pada Kejurprov X Biliar Jatim 2026, Kabupaten Pasuruan keluar sebagai juara umum dengan raihan dua emas, empat perak, dan enam perunggu dengan total 22 poin, disusul Kabupaten Blitar diposisi kedua Kabupaten Pamekasan menempati peringkat ketiga dan Sumenep di urutan keempat. (fak/aje)




