HARIAN.FAJAR.CO.ID, TANA TORAJA – Antrean kendaraan di SPBU Tete Bassi, Tana Toraja, Sulsel, pada Senin (29/6/26) pagi, membuat macet jalan poros Sulawesi.
Kendaraan dari arah Rantepao dan arah Makale tertahan di depan SPBU tersebut.
Hanya ada satu anggota dari Polres Tana Toraja dan satu dari Dishub Tana Toraja di lokasi untuk mengatur lalu lintas.
Kemacetan ini selalu terulang di lokasi tersebut. Bahkan sempat terjadi cek-cok antarpengguna jalan.
Kekurangan BBM di Tana Toraja dan Toraja Utara sudah terjadi hampir satu minggu terakhir. Mulai dari BBM jenis pertalite hingga solar.
Kasus SPBU Tete Bassi
Sebelumnya ditemukan kasus pegawai SPBU Tete Bassi yang memberikan pelayanan pengisian BBM kepada beberapa kendaraan secara ilegal. Padahal kendaraan tersebut mempunyai tangki rakitan yang dapat menampung ratusan liter BBM.
Keempat sopir mobil tersebut bahkan sempat diamankan di Polres Tana Toraja bersama barang bukti mobil rakitan. Namun, mereka dilepaskan dan hingga kini tak ada informasi perkembangan kasusnya.
Selain di Toraja Utara, mafia BBM dan elpiji juga beroperasi di Tana Toraja. Akibatnya, harga elpiji 3 Kg melambung tinggi. Di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). (edy)




