Keluarga Sebut 2 Anggota DPRD TTU Diduga Mabuk Saat Intimidasi Dokter Icha

detik.com
11 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Disclaimer: Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Seorang dokter bernama dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni alias Icha (27) ditemukan meninggal gantung diri diduga depresi setelah diintimidasi dua anggota DPRD Kabupaten Timor Tenggara Utara (TTU). Keluarga menyebut dua anggota DPRD itu diduga mabuk saat mengintimidasi dokter Icha berdasarkan hasil dari pemeriksaan 23 orang saksi.

"Setelah kami telusuri, sekitar 23 orang saksi itu (sebut) ada bau miras alkohol saat mereka (anggota DPRD) masuk ke ruang IGD. 23 orang itu siap untuk menjadi saksi ketika kami lanjutkan ke laporan pidana," kata paman sekaligus juru bicara keluarga, Fabianus Banase, saat ditemui di rumah duka di RSS Baumata, Kabupaten Kupang, dilansir detikBali,Senin (29/6/2026).

Baca juga: Sahabat Kenang Dokter Icha Sosok yang Rajin dan Ramah ke Semua Orang

Menurut Fabianus, insiden bermula ketika dua anggota DPRD TTU, Norbertus Tubani dan Therensius Lazakar mendatangi IGD RS Leona terkait penanganan pasien anak dengan gigitan ular. Berdasarkan keterangan sejumlah saksi yang berada di lokasi, katanya, kedua anggota dewan tersebut berbau alkohol.

"Menurut saksi-saksi yang ada saat itu di Rumah Sakit Leona, Robertus Tubani dan Terensius Lazaka, mengonsumsi minuman keras. Saat keduanya berbicara berhadapan dengan dokter dan petugas medis lainnya, mulut mereka tercium berbau alkohol," kata Fabianus.

Selain kesaksian para tenaga medis dan pihak yang berada di lokasi, keluarga mengaku juga menerima dokumentasi berupa foto yang diambil saat kejadian berlangsung.

"Saat membentak (Icha) itu bau alkohol. Ada juga fotonya yang dikirimkan kepada kami sebagai keluarga," katanya.
Keluarga juga menyayangkan tidak adanya CCTV di area IGD RS Leona Kefamenanu. Menurut Fabianus, kondisi tersebut menyulitkan proses pembuktian apabila kasus ini berlanjut ke ranah hukum.

Baca juga: Aggota DPRD TTU Veronika Lake Buka Suara Usai Terseret Kematian Dokter Icha

Baca berita selengkapnya di sini.




(whn/imk)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pria Ini Pecahkan Rekor Teriak Paling Keras di Dunia, Capai 122,4 Desibel
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Jerman vs Paraguay di 32 Besar Piala Dunia 2026, Julian Nagelsmann Gambarkan sang Calon Lawan
• 9 jam lalukompas.tv
thumb
Korea Utara Kecam Latihan Militer Gabungan Resolute Dragon AS-Jepang
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Truk Tabrak 5 Motor di Bekasi Timur: 1 Tewas, 5 Orang Luka-luka
• 9 jam laluokezone.com
thumb
Cerita Rahmad Dapat Hidayah di Nusakambangan: Diajari Ngaji-Tambak Udang
• 12 menit laludetik.com
Berhasil disimpan.