Pemerintah Lakukan Mitigasi Tekan PHK Sektor Industri

metrotvnews.com
12 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh Said Iqbal mengatakan pemerintah melakukan berbagai langkah mitigasi untuk menekan pemutusan hubungan kerja (PHK) di sektor industri. Mitigasi tersebut penting agar PHK tidak semakin meluas.

"Kita sedang melakukan mitigasi di berbagai perusahaan agar PHK bisa ditekan semaksimal mungkin. Tidak semua informasi yang beredar itu menggambarkan kondisi riil di lapangan," kata Said Iqbal dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, dilansir dari Antara, Senin, 29 Juni 2026.

Dia mencontohkan upaya mitigasi yang dilakukan di sejumlah perusahaan, seperti Grup Yazaki, berhasil menekan rencana relokasi produksi ke Vietnam melalui perundingan bipartit, sehingga pengurangan tenaga kerja diarahkan bertahap melalui berakhirnya kontrak kerja.

Pemerintah akan mengawal penyelesaian kasus PT Pakerin, PT Molex Ayus, hingga sejumlah perusahaan lain agar hak-hak pekerja terpenuhi.

Ilustrasi PHK. Dok. Medcom

Baca Juga:  Mensesneg Pimpin Satgas Mitigasi PHK

Said menyampaikan tekanan dunia usaha berasal dari kombinasi berbagai faktor, mulai dari konflik geopolitik di Timur Tengah, pelemahan daya beli masyarakat, pelemahan nilai tukar rupiah, hingga relokasi investasi ke negara lain. Menurut dia, persoalan yang dihadapi dunia usaha lebih kompleks daripada sekadar isu harga energi.

"Konflik Timur Tengah menyebabkan kenaikan harga BBM industri dan gas nonsubsidi. Kemudian daya beli masyarakat turun sehingga volume produksi perusahaan ikut menurun,” ucap Said Iqbal.

Di sisi lain, Said mengatakan ada relokasi sebagian produksi ke negara lain dan pelemahan rupiah yang membuat biaya produksi meningkat.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Tahuna Kepulauan Sangihe, Berpusat di Kedalaman 10 Km
• 10 jam lalurctiplus.com
thumb
Bank Mulai Selektif Salurkan Kredit, Sektor Produktif Jadi Prioritas
• 17 jam lalubisnis.com
thumb
Harga Emas Antam Hari Ini 29 Juni 2026: Rp2,645 Juta per Gram
• 13 jam lalukompas.tv
thumb
OPINI: Listrik Tak Andal, Daya Saing Terancam
• 9 jam lalubisnis.com
thumb
Video Musik "Lemon Tang" Hearts2Hearts Puncaki Trending YouTube dan Tembus 10 Juta Penayangan
• 18 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.